Sebelum Sekolah Dibuka, Pemkot Surabaya Lebih Dulu Minta Saran Pakar Epidemologi

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Pemkot Surabaya akan melibatkan pakar epidemologi terkait rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah. Saran dan masukan dari pakar sangat dibutuhkan sebelum mengambil keputusan agar siswa diperbolehkan masuk sekolah.

[irp]

Baca juga: Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Integritas dan Karakter Kuat

"Harapan kami, bisa dapat masukan dan saran dari pakar. Kalau memang masuk berapa persen yang diperbolehkan masuk sesuai dengan kondisi dan perkembangan di Kota Surabaya," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Jumat (27/8/2021).

Dikatakan Eri, Pemkot Surabaya butuh skema penanganan yang pasti di semua jenjang sekolah. Termasuk di jenjang SD.

Baca juga: Ajang Kalibrasi Kompetensi Layanan AHASS, MPM Honda Jatim Sukses Gelar 30th AHM-TSC Regional Jatim dan NTT

"Kalau SMP mungkin agak mudah. Tapi, kalau SD ini nanti siapa yang mengantarkan, kan masih kecil, nah di situ kami butuh skema dan masukan dari pakar," terangnya.

Upaya Pemkot Surabaya melibatkan pakar epidemologi itu dibenarkan DPRD Kota Surabaya. Anggota Komisi D, Tjutjuk Supariono mengatakan, sebelum sekolah tatap muka digelar, hendaknya ada SOP bagi para siswa.

Baca juga: Tingkat Pengangguran Jatim Turun Jadi 3,55 Persen, Khofifah Sebut Ekonomi Tumbuh Inklusif

"Dalam hal ini Dispendik bisa melibatkan pakar epidemologi dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)," ujarnya.(mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru