KLIKJATIM.Com | Sumenep - Gara-gara ucapannya dianggap provokatif, Camat Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, digeruduk massa, Kamis (19/8/2021) pagi. Mereka menunutut camat minta maaf dan menarik ucapannya serta meminta Bupati Sumenep memberikan sanksi.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
Aksi unjukrasa yang dilakukan massa berlangsung sejak Kamis pagi pukul 08.00. Warga yang mengatasnamakan “Pemuda Peduli Sumenep (PPI) merespon atas video viral Camat Batang-Batang, Joko Suwarno yang menyampaikan “Keco’ Sapena” [curi sapinya] milik warga yang menolak divaksin.
Aktivis PPI secara bergantian orasi yang menyampaikan kekecewaannya atas ucapan camat yang sangat meresahkan warga Batang-Batang, Sumenep.
“Camat yang menyuruh mencuri sapi milik warga yang tidak mau divaksin sangat meresahkan dan mengkhawatirkan warga,” ujar orator.
“Keco’ Sapena” disampaikan Camat Batang-Batang pada rapat koordinasi dengan para kepala desa (kades) se-Kecamatan Batang-Batang dan elemen warga lainnya, Jumat (13/8/2021) pukul 13.00 WIB.Hingga saat ini, aksi masih berlangsung dan dalam pengamanan ketat aparat kepolisian setempat. (ris)
Editor : Rozy