Kena Ledakan Balon Udara, 3 Rumah dan 1 Sekolahan di Ponorogo Rusak

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – Insiden ledakan balon udara di Ponorogo mengakibatkan 3 rumah dan 1 sekolah rusak, Jumat (6/8/2021). Tepatnya di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

[irp]

Baca juga: Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Integritas dan Karakter Kuat

"Satu rumah rusak berat sampai kacanya pecah. Juga satu sekolahan SMPN 2 Kauman yang harus menanggung kerugian," ujar Kapolsek Sumoroto, AKBP Nyoto.

Dari keterangan yang dihimpun dan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyebutkan bahwa kejadiannya berlangsung pukul 05.45 WIB. Ketika iitu balon udara telah jatuh ke rumah penduduk. 

"Balonnya sudah meletus sebenarnya. Hanya ada sisa petasan yang kemudian jatuh dan meledak," kata mantan Kapolsek Jambon. 

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Menurut dia, balon udara itu berasal dari arah selatan. Lalu, meledaknya baru setelah balon terjatuh. 

"Awalnya yang meletus itu yang petasan kecil-kecil. Terus berselang kemudian yang besar. Ledakannya itu hampir 1 jam," jelasnya. 

Untuk barang bukti, masih ada sekitar 20 petasan yang belum meledak. Juga ada bekas selongsong yang belum meledak. 

Baca juga: Pencarian Korban Tenggelam di Perairan Pulau Mandangin Sampang Masih Nihil

Dikatakan, suara ledakan itu memang cukup nyaring. Sehingga tak dipungkiri juga terdengar sampai ke Mapolsek Sumoroto. Padahal jaraknya ada sekitar 3 kilometer. 

"Tidak ada korban jiwa. Tapi kerugian sekitar ratusan juta. Karena kaca ada yang pecah, belum lagi plafonnya sekolah juga," pungkasnya. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru