Bupati Yes Bantu Seniman Lamongan Terdampak PPKM

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Bupati Yes saat menyerahka bantuan sembako kepada komunitas seniman di Kabupaten Lamongan

KLIKJATIM.Com | LamonganPemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan sosial berupa beras 2,5 ton dan telur sebanyak 2 ribu butir kepada ratusan pekerja seni di wilayah itu yang terdampak PPKM.

[irp]

Baca juga: Tim Penurunan Bendera Lamongan Tuntaskan Tugas dengan Khidmat pada HUT Ke-81 RI

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan terdapat 500 pekerja seni yang tergabung dalam berbagai paguyuban seniman tradisional, seperti Manunggaling Abdi Seni Lamongan Asli (Mas LA), Seniman Muda Kabupaten Lamongan (Sendakala) serta Insan Dangdut dan Entertainment Lamongan (Ideal).

"Kami minta para pekerja seni untuk bersabar dan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan, karena kondisi pandemi dan aturan PPKM yang berlaku dalam bulan ini memaksa kegiatan seni budaya harus ditutup sementara," kata Yuhronur dalam siaran pers pemkab setempat, Selasa.

Ia juga meminta agar pekerja seni di Lamongan segera melakukan vaksinasi, agar wilayah setempat bisa segera mencapai kekebalan komunal.

Baca juga: Janda Baru di Lamongan Bertambah 1.683 Orang, Ekonomi Jadi Pemicu Utama Perceraian

Sementara Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana yang mendampingi penyerahan bantuan sosial itu juga meminta kalangan pekerja seni segera melakukan vaksinasi, dan tidak termakan berita hoax yang beredar terkait vaksinasi.

"Jangan sampai termakan isu-isu hoaks tentang vaksinasi. Mohon dukungannya teman-teman semua,” tuturnya.

Baca juga: Diduga Hendak Balapan Liar, 15 Remaja Diamankan Patroli Polres Lamongan

Ia mengatakan keberhasilan vaksinasi ditentukan dari kerja sama pemerintah dan masyarakat, sebab saat ini Lamongan masih berada di level 4, dan salah satunya seni budaya masih ditiadakan.

"Begitu juga di level 3. Namun sekiranya sampai ada pelonggaran perlahan, dan dapat dilaksanakan, maka seperti pemain dan penonton akan diatur sesuai dengan protokol kesehatan," katanya. (ris)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru