Langgar PPKM Darurat, KTP Pengelola Kedai Bakso di GKB Disita

klikjatim.com
Para pengunjung sedang asyik makan di tempat bakso di GKB Gresik. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Sebuah kedai bakso yang berada di dalam perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Manyar kedapatan melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Meski kedai tampak ditutup separuh, namun ternyata di dalamnya masih banyak yang makan di tempat. Padahal pemerintah meminta agar pengusaha makanan untuk melayani pesan bungkus atau take away selama masa PPKM Darurat. 

[irp]

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

Camat Manyar, Nadlelah beserta anggota Polsek dan Koramil langsung menegur pengunjung dan pemilik usaha untuk mentaati aturan yang ada, pada Sabtu (17/7/2021) kemarin. 

Parahnya saat petugas menyisir dari lantai satu dan dua ternyata disebutkan, bahwa para pengunjung yang makan di tempat tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes). Tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak. 

“Sebagai efek jera, kami ambil KTP pengelola dan karyawan. Nanti hari Senin bisa diambil di trantib kecamatan dengan syarat membawa hasil tes swab antigen, kalau positif langsung isolasi,” terang Nadlelah. 

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

Kapolsek Manyar, AKP Bima Sakti Pria Laksana mengimbau masyarakat dengan kesadaran agar disiplin mematuhi prokes. Terlebih sekarang berlaku PPKM Darurat dengan aturan-aturan yang komplit. “Kami minta semua pihak mendukung ikhtiar pemerintah terkait kebijakannya dalam upaya menyudahi pandemi yang berkepanjangan ini. Lalu dengan sadar hati patuh prokes, tidak perlu adanya pengawasan,” pintanya. 

Polisi di jajaran Polres Gresik juga terus mensosialisasikan Gresik Jaman Now (JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae). Gerakan yang dipelopori oleh Kapolres Gresik, AKBP Arief ini diyakini mampu menurunkan kasus Covid-19 jika dikolaborasikan dengan PPKM Darurat. 

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Perlu diketahui, Polisi bersama TNI bukan hanya gencar melakukan penertiban prokes. Namun terus mendatangi rumah warga yang terdampak PPKM Darurat, maupun yang sedang isolasi mandiri dengan membawa paket sembako. 

Sekaligus mensosialisasikan prokes. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini untuk menghindari penularan virus corona. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru