Viral Racikan Air Kelapa, Jeruk Nipis dan Garam Bisa Bunuh Corona, Begini Penjelasan Secara Medis

klikjatim.com
Ilustrasi air degan. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jakarta - Belakangan ini viral pesan berantai yang menyebut racikan air kelapa muda, jeruk nipis, garam, dan madu bisa membunuh virus corona. Dalam narasi yang beredar itu disebutkan bahwa hitungan satu jam setelah mengkonsumsi racikan tersebut, virus di dalam tubuh akan hilang dan tes swab juga akan menunjukkan hasil negatif.

[irp]

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

Namun dari hasil penelusuran menyebutkan bahwa campuran air kelapa, garam, madu, dan perasan jeruk nipis tidak benar dapat membunuh Covid-19. Seperti yang dilansir detik.com dengan mengutip dari laman Satgas Covid-19, Guru Besar Departemen Penyakit Dalam FKUI, Ari Fahrial Syam mengonfirmasi bahwa klaim campuran bahan-bahan tersebut, belum terbukti secara medis dapat membunuh Covid-19 dan bisa menimbulkan efek samping bagi orang-orang yang memiliki masalah lambung.

"Kalau orang ada masalah dengan maag, itu bisa jadi problem. Jeruk nipis asam sama garam asin, maag-nya bisa kambuh. Saya terus terang saja juga ada pasien-pasien dapat jeruk nipis, jadi maag-nya kambuh," papar dr Ari.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

Narasi senada juga sudah disebarkan pada akhir tahun 2020. Tidak sedikit yang mempercayai air kelapa muda dicampur jeruk nipis dan sedikit garam bisa membasmi corona.

Namun, informasi ini juga sudah beberapa kali dibantah oleh para ahli. Air kelapa muda dan perasan jeruk nipis memang punya manfaat kesehatan, tetapi tak ada bukti ilmiah kedua bahan ini bisa mematikan virus corona.

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Bukan berarti masyarakat tak boleh minum air kelapa muda atau perasan jeruk nipis. Keduanya secara turun temurun diyakini memiliki khasiat bagi daya tahan tubuh. (*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru