KLIKJATIM.Com | Madiun - Beberapa hari terakhir, stok oksigen disebut menipis. Termasuk di Kabupaten Madiun. Hal itu terjadi lantaran melonjaknya permintaan dari pasien terkonfirmasi covid 19.
[irp]
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard siahaan bersama Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami Ragil Saputro, dan Dandim 0803/Madiun, Letkol Inf Edwin Charles melakukan pengecekan di stasiun pengisian oksigen PT. Samator Gas Industri Madiun dan tempat pengisian oksigen yang berada di jalan Dolopo - Ngebel, Kecamatan Dolopo, Kab. Madiun, Jumat (9/7/2021).
"Kami ke lokasi (pengisian tabung oksigen). Kami pastikan tidak ada penimbunan, " ujar AKBP Jury kepada media di lokasi.
Dia memastikan tabung oksigen untuk layanan medis di Kabupaten Madiun masih kondisi aman dan tercukupi. hal ini merupakan bentuk pencegahan Polres Madiun sebagai langkah menghindari adanya tindakan oknum-oknum nakal yang memanfaatkan situasi pandemi.
"Kalau ada oknum ya kami sikat. Karena memang ada di beberapa daerah mungkin sengaja menimbun tabung oksigen medis demi keuntungan besar, " katanya.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
AKBP Juru mengklaim bahwa pelaku industri oksigen di Madiun untuk untuk saat ini mengutamakan kebutuhan oksigen untuk keperluan medis terlebih dahulu dari pada industri. Sehingga kebutuhan oksigen untuk para pasien Covid-19 bisa terpenuhi.
“Yang jelas, ketersediaan tabung oksigen medis ini lebih kita utamakan ke rumah sakit, karena itu yang lebih penting mengingat kebutuhan tabung oksigen medis di rumah sakit lebih sangat dibutuhkan," tegasnya.
Pun AKBP Jury menghimbau agar masyarakat untuk tidak panik dan memborong tabung oksigen untuk keperluan medis. Karena ketersediaan tabung oksigen di Kabupaten Madiun di nilai masih dalam batas aman.
Baca juga: Peringati Hari Kartini, Bupati Bojonegoro Ajak Perempuan Tampil di Garda Depan Pembangunan
"Masyarakat jangan panic buying terhadap tabung oksigen, karena dalam hal ini pemerintah telah berupaya dalam memastikan ketersediaan stok tabung oksigen, yang utama masyarakat menaati Protokol Kesehatan dan menjalankan 5M," pungkasnya. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad