Sidak Dua Pabrik, DPRD Pasuruan Temukan IPAL Overload

klikjatim.com
Nampak anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat menggelar sidak. (ist)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - DPRD Kabupaten Pasuruan menemukan adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) salah satu pabrik di Kacamatan Beji mengalami overload. Hal ini terungkap dalam agenda inspeksi mendadak (sidak) komisi III DPRD setempat, Senin (23/12/2019).

Kegiatan ini dilakukan setelah ada laporan warga terkait pencemaran lingkungan di sepanjang aliran Sungai Beji.

Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi

[irp]

"Untuk sementara dua pabrik sudah kita lakukan sidak. Dan, di sana kami menemukan (kondisi) IPAL yang mengalami overload di salah satu pabrik," kata H. Arifin, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut dia, temuan IPAL tidak seimbang atau overload ada di PT Baramuda Bahari. Lokasinya berada di kawasan Wonokoyo, Kecamatan Beji.

Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat

"Temuan IPAL overload ada di PT Baramuda Bahari. Sedangkan (sidak) di PT Wonokoyo Jaya Coporindo sudah imbang," lanjutnya.

Pihaknya meminta kepada PT Baramuda Bahari, aga membangun IPAL sehingga bisa menampung air limbah. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan juga diminta segera menindaklanjuti temuan tersebut.

[irp]

Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri

Jika perlu segera melakukan uji laboratorium terkait kualitas air Sungai Beji. Dengan begitu bisa segera diketahui secara pasti terkait penyebabnya.

"Rencananya pemanggilan (DLH) kami jadwalkan pada Senin depan," pungkasnya. (dik/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru