KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Kapolresta Sidoarjo, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro berpesan kepada warga Kota Delta yang telah divaksin agar tidak abai atau meninggalkan protokol kesehatan (prokes). Pesan itu disampaikan Kusumo saat meninjau vaksinasi masal di Balai Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Rabu (30/6/2021).
[irp]
Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global
“Meskipun telah divaksin, saya berpesan agar jagan sekali-kali meninggalkan protokol kesehatan yang meliputi lima poin, memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas serta satu lagi istirahat yang agar badan kita tetap bugar,” pesannya.
Mantan Wakapolresta Bayuwangi ini mengapresiasi antusias warga Desa Pepelegi untuk mengikuti vaksin Covid-19. Hal itu menandakan bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya vaksinasi.
“Orang yang telah mendapatkan vaksin memang masih bisa tertular covid, namun daya tahan dan tingkat kesembuhannya jauh lebih tinggi dibandingkan orang yang belum disuntik vaksin,” terangnya.
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Adapun terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, Kusumo yang juga Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sidoarjo ini mengatakan masih menunggu edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Untuk menerapkan, kami masih menunggu edaran sekaligus teknisnya dari Kemendagri. Namanya PPKM Mikro yang diperketat. Kemarin, rapat pendahuluan dengan Forkopimda telah digelar. Stakeholder terkait juga sudah membicarakan hal tersebut. Intinya kami siap,” imbuh Kusumo.
Sementara itu Kepala Desa (Kades) Pepelegi, Iswahyudi menerangkan, hari ini kuota yang kami peroleh sebanyak 600 dosis vaksin. “Ada 280 warga yang telah mendaftar, namun kuotanya tidak mencukupi dan harus menunggu vaksin selanjutnya. Ini merupakan vaksinasi massal ke enam di desa kami. Awalnya dilakukan di klinik, namun karena sempit, kita geser ke balai desa,” ucapnya.
Mantan anggota DPRD Sidoarjo ini menjelaskan, jumlah penduduk Desa Pepelegi berjumlah 16.900 orang. Yang sudah divaksin lewat desa sekitar 3 ribu warga. Sedangkan yang divaksin melalui instansi tempat warga bekerja sekitar 500 orang.
Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona
“Harapan kami sepuluh ribu warga Desa Pepeledi mendapatkan vaksin. Kami berharap ada tambahan dari Polresta, karena kuota yang kami peroleh dari puskesmas sangat minim. Kami harap pada bulan Agustus mendatang target tersebut bisa tercapai,” lanjutnya.
Untuk mengatasi warga yang enggan divaksin, Iswahyudi mempunyai cara jitu. "Ke depan, semua warga yang mengurus administrasi di balai desa harus menunjukkan kartu vaksinasi," imbuhnya. (nul)
Editor : Satria Nugraha