Serahkan Bantuan, PT. Matahari Putra Makmur Berharap Kampung Literasi Tapak Kali Bendo Sidoarjo Menjadi Kampung Pusat Hidroponik

klikjatim.com
Warga RT 1 RW I Desa Tebel Gedangan merangkai hidroponik Satria Nugraha – klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - PT. Matahari Putra Makmur (Trilliun) menyerahkan bantuan instalasi hidroponik kepada Kampung Literasi Tapak Kali Bendo, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan untuk mewujudkan kampung tersebut menjadi Kampung Pusat Hidroponik di Kota Delta.

[irp]

“Kami melihat potensi yang besar dari warga untuk mewujudkan Kampung Literasi Tapak Kali Bendo menjadi Kampung Pusat Hidroponik di Sidoarjo,” kata Zaenal, Marketing Trilliun Group, Sabtu (26/6/2021).

Nantinya, lanjut Zaenal, ada edukasi kepada warga, cara budidaya tanaman dengan sistem hidroponik yang menggunakan air sebagai media tanam.

“Dinas Pertanian Sidoarjo juga akan mensupport agar warga bisa menggunakan hidroponik dengan benar. Dengan demikian nantinya bisa berkembang, sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga setempat,” ucapnya.

Zenal menambahkan, karena sistem hidroponik erat kaitanya dengan konsumsi, maka dibutuhkan pipa yang bebas timbal. “Rangkaian hidroponik yang kita serahkan terbuat pipa bebas timbal, sehingga tanaman yang dikonsumsi lebih sehat,” terangnya.

Selain di Kampung Literasi, bantuan serupa juga telah diberikan ke beberapa tempat lain di Sidoarjo, baik di lingkungan perumahan maupun komunitas. “Kami berharap, cara tanam hidroponik semakin berkembang di Sidoarjo. Karena tidak membutuhkan lahan yang luas. Selain itu sayuran hidroponik lebih bersih dan sehat karena tidak menggunakan pestisida,” imbuh Zaenal.

Ia berharap, nantinya Kampung Literasi Tapak Kali Bendo bisa menjadi produsen hidroponik. Pendapatan warga meningkat dan sekaligus menjadi percontohan kampung lain.

Sementara itu, Suroto, pendiri Kampung Literasi Tapak Kali Bendo yang juga Ketua Kelompok Lingkungan Hidup RT 1 RW I Desa Tebel, Kecamatan Gedangan mengatakan, akan segera mengedukasi warga agar memanfaatkan lahan sempit dengan bercocok tanam secara hidroponik.

“Kami akan mengedukasi cara merangkai serta merawat tumbuhan hidroponik. Ke depan, selain sebagai Kampung Literasi kami akan mewujudkan kampung kami sebagai Kampung Hidroponik. Kami desain kampung kecil yang serba lengkap,” terangnya.Suroto telah menyiapkan tiga lokasi untuk pengembangan hidroponik.

“Besok kita akan langsung belajar pembibitan. Serta menyamakan persepsi peluang ekonomi yang bisa didapat. Kami yakin, dengan bercocok tanam hidroponik, apalagi dengan pipa bebas timbal, sayuran yang dihasilkan pasti jauh lebih sehat,” jelasnya. (rtn)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru