Untuk Generasi yang Berkualitas, Kini Hadir Sekolah Orang Tua Hebat di Lamongan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Arumi Bachsin (dua dari kanan) didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Ibu Anis Kartika Yuhronur Efendi. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak telah meresmikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Lamongan. Sekolah yang digagas BKKBN bersama PKK ini diharapkan oleh Arumi, nantinya dapat mencetak para orang tua cerdas dan terampil dalam mengasuh anak, serta menjadi langkah strategis dalam rangka melahirkan generasi penerus yang berkualitas.

[irp]

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

“Kualitas pengasuhan sangat menentukan kualitas generasi penerus yang dilahirkan oleh satu keluarga. Masa awal kehidupan setiap individu di mana sebagian besar waktunya dihabiskan bersama keluarga di lingkungan rumah, merupakan masa yang paling fundamental sepanjang hidup. Atau sering disebut golden periode,” tutur Arumi yang merupakan istri Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Emil Elestianto Dardak saat hadir di pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Jumat (11/6/2021). 

Kehadiran istri mantan Bupati Trenggalek tersebut pun disambut langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Propinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso, Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati (Wabup) Abdul Rouf.

Dalam kesempatan ini Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menjelaskan, keberadaan SOTH sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Karena anak yang hebat tak lepas dari asuhan orang tua yang hebat pula.

“Saya sangat mengapresiasi ide brilian ini. Harapannya dengan SOTH akan melahirkan anak yang hebat. Saat ini belum semua orang tua memiliki pengetahuan pola pengasuhan anak yang baik. Terutama orang tua muda, yang masih belum berpengalaman, yang mungkin belum sebijak orang tua kita dulu,” tutur Yes---sapaan Bupati Lamongan---yang juga memberikan apresiasi melalui sambutannya.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

Bupati Yes juga memaparkan, bahwa SOTH selaras dengan program Kabupaten Lamongan. Yaitu Kabupaten Layak Anak dan Gerakan 1821. Dan sebagai pilot project SOTH di Kabupaten Lamongan, kini dipilih 5 kecamatan yang di antaranya Lamongan, Sukodadi, Kalitengah, Kembangbahu dan Sarirejo. Semua perwakilan dari kecamatan tersebut juga hadir dalam peresmian secara daring.

“SOTH menjadi kepingan yang hilang dari gerakan 1821, saya minta SOTH ini tidak berhenti di 5 kecamatan ini saja. Tim penggerak PKK Lamongan bersama Dinas PPKB harus menjadi motor agar program SOTH ini diperluas ke seluruh kecamatan,” pesan Yes.

Sementara itu Kaper BKKBN Provinsi Jawa Timur, Teguh Santoso menjelaskan, teknis pelaksanaan SOTH yang akan digelar selama 3 bulan dengan estimasi 13 kali pertemuan dan setiap kali pertemuan dilaksanakan dalam waktu 2 jam. Diharapkan dalam 13 kali pertemuan tersebut, ayah sebagai figure anak dapat mengikuti paling sedikit 3 kali pertemuan.

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Pelaksanaan yang cukup singkat, terukur dan di bawah pendampingan tenaga professional dari Universitas Ciputra yang juga hadir secara daring merupakan nilai plus agar menarik minat para keluarga milenial. Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengasuhan anak. 

"SOTH di Kabupaten Lamongan ini merupakan SOTH ke dua di Jawa Timur setelah Kabupaten Pasuruan," ungkap Teguh. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru