Teman di-PHK, Puluhan Buruh Unjuk Rasa ke Pabrik Coca-cola

klikjatim.com
Massa aksi buruh saat demonstrasi di depan pabrik Coca-cola. (Didik N/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Puluhan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik Coca-cola Amatil, yang berlokasi di wilayah Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu siang (7/12/2019). Mereka menuntut agar lima rekannya yang di-PHK sepihak, bisa dipekerjakan kembali oleh pihak manajemen.

Aksi solidaritas buruh ini diikuti dari sejumlah daerah. Mereka bersama-sama memperjuangkan hak normatif buruh, yang merasa diberlakukan semena-mena pihak manajemen.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Dwi Maryono, selaku Korlap aksi menuding, pihak manajemen Coca-cola telah mengintimidasi buruh. Caranya dengan membuat serikat buruh mandiri di lingkungan pabrik.

[irp]

"Dengan pembentukan serikat sendiri, kita didiskriminasi oleh manajemen. Tenaga kita diperas, bekerja sampai malam hari tanpa ada uang lembur. Ini jelas-jelas penindasan terhadap kaum buruh," kata Dwi, di depan puluhan buruh.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Akibat bekerja sampai malam, salah satu rekannya disebutkan mengalami kecelakaan kerja. Ironisnya, insiden kecelakaan kerja tersebut tidak dilaporkan oleh pihak manajemen.

Dia menduga, langkah ini dipilih sebagai upaya demi mendapatkan predikat zero accident. "Rekan kita yang mengalami kecelakaan kerja terpaksa berobat biaya sendiri. Setelah sembuh oleh manajemen disuruh mengundurkan diri tanpa uang pesangon," paparnya.

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Tuntutan hak normatif akan terus diperjuangkan bersama rekan buruh lainnya. "Advokasi buruh dalam kebebasan berserikat akan terus kami kampanyekan. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga ke luar negeri dan ILO (International Labour Organization),” tandasnya.

Melihat aksi buruh ini, pihak manajemen Coca-cola memilih meliburkan karyawan. Alasannya, untuk menghormati massa menyuarakan tuntutan mereka. (dik/roh)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru