Beredar Pesan WA Berantai Ledakan Covid-19, Gubernur Jatim Pastikan Hoax

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebuah pesan berantai viral beredar di grup whatsapp (WA) Jumat (14/5/2021). Pesan berisi ledakan pasien Covid-19 sepekan terakhir di Jawa Timur tersebut langsung dibantah oleh Dinas Komunikasi Informasi (Kominfo) Jatim dan dinyatakan sebagaj pesan hoax.

[irp]

Baca juga: AMSI Perkuat Kapasitas Jurnalis Hadapi Disinformasi Iklim Lewat Pelatihan dan Kolaborasi Media

Pesan berantai tersebut menyebar melalui sejumlag WA Group (WAG). Dalam pesan disebutkan begini.

*JATIM MELEDAK*

*UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama*

Ngenes lihatnya

1. Kota Surabaya positif 210 orang2. Kab. Sidoarjo positif 195 orang3. Gresik positif 205 orang4. Lamongan positif 225 orang5. Bojonegoro positif 188 orang6. Tuban positif 175 orang7. Probolinggo positif 210 orang8. Malang positif 165 orang9. Pasuruan positif 215 orang10. *Madiun* *positif 11.876 orang* (pemecah record)11. Situbondo positif 250 orang12. Bondowoso positif 12 orang13. Besuki positif 125 orang14. Jember positif 175 orang15. Banyuwangi Positif 207 orang16. Ponorogo positif 270 orang17. *Magetan positif 300 orang* (tetap waspada)18. Ngawi positif 175 orang20. Cepu positif 275 orang21. Pacitan positif 180 orang22. Kediri positif 575 orang23. Blitar positif 190 orang24. Nganjuk positif 165 orang25. Tulung agung positif 25 orang26. Jombang positif 95 orang

Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi *Ledakan yg sangat luar biasa*

_Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan *dipermudah segala urusan.*Aamiin.

_Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspada_

Baca juga: AMSI–UAJY Jalin Kerja Sama, Perkuat Ekosistem Media Sehat Berbasis Akademik

*Salam sehat WAG LLK. tetap patuhi Protokol Kesehatan* 😷😷😷.

Dalam dua jam terakhir, pesan itu akhirnya menyebarluas. Banyak anggota WAG khawatir jika informasi tersebut benar dan memgkaitkan dengan tsunami covid di India.

"Semoga Jawa Timur tidak seperti India ya bapak ibu, dan Pemerintah Provinsi Jatim serta kepala daerah segera bertindak," ujar arik, dalam pesan grup WA.

[caption id="attachment_64206" align="alignnone" width="135"] WA story Gubermur Jatim yang menyatakan informasi lonjakan Covid Jatim sepekan terakhir adalah hoax[/caption]

Klikjatim.com berusaha menelusuri informasi tersebut. Salahsatunya mengklarifikasi  ke situs radarcovid milik Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Timur. Dalam situs ini tidak ada ada terkait lonjakan covid dalam sepekan terakhir.

Baca juga: AMSI Desak Dewan Pers Lindungi Magdalene, Soroti Pembatasan Konten oleh Komdigi

[caption id="attachment_64205" align="alignnone" width="300"] Data sebaran Covid Jatim per 13 Mei 2021, tidak ada lonjakan covid dan zona masih berkisar kuning dan orange.[/caption]

Selanjutnya di situs Kominfo Jawa Timur juga sudah ditegaskan jika informasi yang beredar adalah tidak benar alias hoaks. Informasi update tentang Covid di update tiap hari melalui radarcovid jatim.

Pemegasan yang sama disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa. Dalam WA story gubernur Jatim memasang postingan informasi lonjakan kasus covid yang dibeti stempel hoax.

Bahkan gubernur dua postingan sekaligus melalui WA Story nya, termasuk yang diposting oleh Kominfo Jawa Timur. (ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru