Warga Dicegah Bantu Pemakaman Pasien Covid-19 yang Diambil Paksa, Semuanya Dilakukan Keluarga

klikjatim.com
Suasana di RSU Aisyah Ponorogo. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Wijanarko memastikan bahwa prosesi pemakaman jenazah pasien Covid-19 asal Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman yang telah diambil paksa oleh keluarganya tanpa bantuan warga sama sekali. Artinya, potensi sebaran penularan di luar anggota keluarga pun masih dapat diantisipasi.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

"Setelah dapat kabar tim satgas ke lokasi. Mengedukasi dan memberitahu bahwa jenazah tersebut hasil rapid antigennya pisitif," ujar Kapolsek Siman, Iptu Yoyok Wijanarko, Sabtu (8/5/2021). 

Sehingga semua proses mulai dari pemulasaran, pemandian hingga pemakaman dilakukan oleh keluarga inti. Hanya 3 orang yang melakukan prosesi pemakaman jenazah Covid-19 yang diambil paksa dari IGD RSU Aisyah. 

"Dari mereka (3 orang) yang mengambil, hingga semua proses hanya mereka yang melakukan," kata mantan KBO Sat Intel Polres Ponorogo ini. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Menurutnya, 3 orang dari keluarga inti tersebut juga mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Namun dilakukan mandiri tanpa bantuan dari Satgas Covid-19. Ini sudah menjadi risiko ketika keluarga tidak mau melakukan pemakaman secara protokol kesehatan (prokes). 

Dan di lingkungan tetangganya pun mengerti. Alih-alih ikut membantu proses pemakaman, sekedari untuk takziah saja tidak ada. 

Selanjutnya, Kapolsek juga mengaku sangat menyesalkan kejadian pengambilan paksa pasien positif Covid-19 yang terulang kembali di Ponorogo. Warga seharusnya lebih paham terhadap kondisi pandemi dan tidak melakukan tindakan nekat mengambil paksa pasien positif Covid-19. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Kalau saya tetap mengimbau warga di wilayah Kecamatan Siman. Jangan gegabah. Pengambilan paksa ini jangan dijadikan contoh," pungkasnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, aksi pengambilan paksa jenazah pasien positif Covid-19 oleh keluarga kembali terjadi di Ponorogo, Sabtu (8/5/2021). Kali ini di Rumah Sakit Umum (RSU) Aisyiyah Ponorogo. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru