Nyebur ke Kolam Koi, Dua Bocah Tulungagung Ditemukan Mengambang

klikjatim.com
Proses olah TKP oleh kepolisian

KLIKJATIM.com | Tulungagung - Tangis haru menyelimuti keluarga dua bocah asal kecamatan Sumbergempol Tulungagung, berinisial MA (7) dan FA(6).

[irp]

Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah

Pasalnya dua bocah ini tenggelam di kolam ikan milik Afrudin Hasan (33) warga Kecamatan Sumbergepol, pada Kamis (15/04) sore tadi.

Kapolsek Sumbergempol, AKP I Nengah Suteja mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

"Benar memang telah terjadi orang tenggelam, dan kita langsung menuju ke lokasi kejadian, untuk meminta keterangan saksi di lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti,"ujarnya.

Suteja mengungkapkan, kejadian bermula saat ayah MA mengajaknya untuk mendatangi rumah Afrudin, sesampainya di rumah temannya tersebut, MA bermain main dengan anak Afrudin, FA.

Sekitar 15 menit berselang, kedua bocah tersebut tidak lagi kelihatan, bahkan tidak menjawab saat dipanggil oleh ibunya.

Pencarian mulai dilakukan hingga ke rumah tetangga, namun hasilnya nihil,kemudian pencarian dilanjutkan ke kolam ikan Koi yang ada di samping rumah Afrudin.

Baca juga: Pebalap Binaan MPM Honda Jatim Raih Podium di Astra Honda Dream Cup 2026 Purwokerto

Hasilnya FA ditemukan mengambang di kolam dengan kedalaman 1,5 meter tersebut, kemudian FA juga ditemukan di kolam tersebut.

"Setelah dipanggil tidak menjawab kemudian dicari cari, sampai ketemu di dalam kolam itu,"ucapnya.

Suteja menjelaskan, saat ditemukan, kondisi keduanya masih sempat munta muntah, kemudian keduanya langsung dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung, untuk mendapatkan pertolongan.

Namun sayang, nyawa kedua bocah tersebut tak bisa diselamatkan.

"Masih sempat dibawa ke RSUD dr Iskak, masih sempat mendapatkan pertolongan namun Tuhan berkehendak lain," jelasnya.

Baca juga: Semarak HUT Ke-81 RI, Icon Mall Gresik Tebar Diskon dan Penawaran Spesial Hingga Akhir Agustus

Suteja mengakui,tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian ini, keduanya tenggelam karena bermain tanpa pengawasan dan berada di lokasi yang membahayakan keselamatannya.

"Kedua keluarga menolak untuk diautopsi, keduanya menerima sebagai sebuah kecelakaan dan menginginkan agar keduanya segera dimakamkan saja," terang Suteja.

Di lokasi tersebut terdapat 4 petak kolam yang saling berhimpitan, kedua korban ditemukan tenggelam di kolam sebelah barat, untuk menuju ke kolam tersebut harus melewati jalan setapak seukuruan batu bata.

Kemungkinan kedua bocah tersebut menuju ke kolam tersebut,karena tertarik dengan keindahan ikan Koi yang ada di dalam kolam. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru