KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Warga di Lingkungan Kemaden, Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, tak menyangka bahwa ADM adalah terduga teroris yang akhirnya diamankan Densus 88, Senin pagi kemarin (18/11/2019). Pria berusia 34 tahun ini diduga jaringan teroris bom bunuh diri di Polrestabes Meda, waktu lalu.
"Tak menyangka sampai berurusan dengan polisi begini,” kata Ari, salah satu tetangga ADM, Selasa (19/11/2019).
Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed
Dalam kesehariannya, warga mengenal ADM bekerja sebagai seles onderdil mobil. Selain itu, terduga teroris beralamat asli di Dusun Pesanggarahan, Kelurahan Gempeng, Bangil tersebut juga dikenal akrab dengan masyarakat.
[irp]
“Yang saya tahu, mereka (ADM beserta keluarga) baik dan tidak menutup diri dengan lingkungan. Tapi istrinya memang bercadar," lanjutnya.
Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan
Lebih jauh diterangkannya, keluarga ADM biasa-biasa saja. Seperti keluarga lainnya di kampung setempat.
"(ADM) dengan warga sekitar sangat baik dan ramah. Setiap ada kegiatan kampung juga selalu ikut," tutur Ari.
[irp]
Baca juga: Lecehkan Santriwati, Anak Pengasuh Ponpes di Bangkalan Ditahan
Menurutnya, ketika diajak berkumpul pun enggan menolak. Bahkan hampir setiap malam sering jagongan bersama warga sekitar. "Dia juga sering memberikan masukan ke warga demi kemajuan desa," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim Densus 88 anti teror menangkap ADM saat mengantarkan istrinya belanja di sebuah toko di Lingkungan Bakalan, Kelurahan Pagak, Beji. Kala itu, ADM pun diamankan bersama istri dan satu anaknya. (dik/hen)
Editor : Redaksi