Gubernur Khofifah Rasakan Gempa Saat Hadiri Acara di Islamic Center

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 km turut dirasakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca juga: The Trans Luxury Hotel Surabaya Diresmikan, Khofifah Dukung Penguatan Ekosistem MICE dan Ekonomi Jatim

[irp]

Diakui orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut, saat gempa terjadi, dirinya sedang menghadiri kegiatan di Islamic Center Surabaya. Bahkan, ia juga mengaku mengalami dampak getaran gempa.

"Kita berdoa bersama agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan, dan Jawa Timur diberi keselamatan oleh Allah SWT. Semua saya harap tetap waspada namun jangan panik," kata Khofifah, Sabtu (10/4/2021) malam.

Khofifah menjelaskan, bahwa berdasarkan informasi dari BMKG, gempa yang terjadi pukul 14.00 WIB itu termasuk gempa menengah dan disebabkan karena aktivitas subduksi. "Besok Insya Allah saya ke lokasi. Yang jelas evakuasi dan pendataan hingga kini terus kita lakukan," tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Jatim hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 8 orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kedelapan orang itu merupakan warga Kab. Lumajang dan Kab. Malang.

Mereka adalah Ahmad Fadholi, alamat Desa Tempurrejo RT 002 RW 002, Sri Yani (46), alamat Desa Tempurrejo RT 002 RW 002, Juwanto, RT 04 RW 09 Desa Kaliuling, H. Nasar alias H. Amin, RT 01 RW 03 Desa Kaliuling, Bonami, alamat Blok Halimo, Desa Kaliuling. Kelima korban dari Kecamatan Tempurrejo, Kab. Lumajang.

Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian

Sementara 3 orang meninggal di Kab. Malang berasal dari Kec. Ampelgading. Mereka adalah Imam alamat Desa Sidorenggo RT 32, Munadi (70) alamat RW3/RT 12 Desa Wirotaman, Misni (53) alamat Dusun Krajan RT. 01 RW. 01 Desa Tamanasri.  (mkr)

Baca juga: HUT ke-81 RI di Grahadi, Khofifah Buka 4.000 Kuota Gratis untuk Masyarakat

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru