Bank Jatim Gandeng KTI dan SPU Layani Transaksi Keuangan Ponpes

klikjatim.com
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) layanan digital untuk pesantren antara Bank Jatim, PT Teknologi Kartu Indonesia Arif Arinto dan PT Sidogiri Pandu Utama di Auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggandeng PT Teknologi Kartu Indonesia (KTI) dan PT Sidogiri Pandu Utama (SPU) mempermudah layanan transaksi keuangan di lingkungan pondok pesantren. Layanan itu diberikan melalui aplikasi digital bisnis dan layanan virtual account Bank Jatim pada aplikasi E-Maal.

[irp]

Baca juga: Bank Jatim Salurkan Mobil Layanan dan Bantuan RTLH untuk Dukung Pelayanan Publik Banyuwangi

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) untuk layanan digital tersebut dilakukan oleh Direktur Konsumer Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim Ferdian Timur Satyagraha bersama, Direktur KTI Arif Arinto dan Direktur SPU M. Lutfillah Habibi di Surabaya, Senin (5/4/2021).

Ferdian menjelaskan, sinergi ini merupakan komitmen Bank Jatim untuk mendukung program Gubernur Jawa Timur, One Pesantren One Product (OPOP) di Jawa Timur. OPOP merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pondok pesantren melalui pemberdayaan para santri, pesantren dan masyarakat sekitarnya melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jatim.

“Kami berkomitmen hadir dan bersinergi untuk membantu Koperasi Pondok Pesantren dalam penguatan permodalan melalui skema Pembiayaan kepada Koperasi (PKOP) maupun Pembiayaan Koperasi Kepada Anggota (PKPA), “ terang Ferdian.

Baca juga: Ketua Dekranasda Jatim Arumi Optimalkan Inovasi dan Pengembangan UMKM Wastra dan Kriya Jatim Melalui Swarna Wastra Nusan

Dijelaskan, pihaknya mengapresiasi kepercayaan Tim OPOP Provinsi Jawa Timur kepada Bank Jatim untuk membuat Kartu ATM Co-Branding OPOP Jatim Berdaya. Ini  sebagai identitas dan akses bagi pelaku wirausaha berbasis pesantren dalam upaya peningkatan nilai ekonomi serta produk-produk pesantren.

Kartu tersebut juga bisa digunakan sebagai kartu ATM atau debit sehingga mempermudah proses transaksi. “Saat ini telah terdapat 88 pesantren yang telah memiliki kartu OPOP Jatim Berdaya, kami terus mendorong dan memberikan literasi kepada pondok pesantren agar semakin bankable,” tutur Ferdian.

Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kawasan Wisata Kuliner Gladak Serang Probolinggo

Ditambahkan, Bank Jatim berkolaborasi dengan OPOP Training Center Jatim untuk memberikan sosialisasi kepada 200 Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) anggota OPOP Jatim. Bank Jatim mendorong mereka untuk menggunakan metode pembayaran cashless dengan jatimcode QRIS Bank Jatim, sehingga lebih mudah dalam mengelola transaksi keuangan harian.

“PKS ini akan menjadi pendorong dan motivasi kami untuk bisa memberikan layanan perbankan syariah terbaik bagi masyarakat Jawa Timur khususnya bagi masyarakat lingkungan pesantren,” pungkas Ferdian. (ris)

Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru