KLIKJATIM.Com | Malang - Sebuah kebakaran terjadi di SPBU di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang, Kamis (18/3/2021) malam. Kebakaran tersebut diduga berasal percikan api yang muncul dari mobil angkutan umum yang terbakar. Mobil merk Suzuki Carry bewarna biru milik Supri ini digunakan untuk mengecer bensin secara ilegal. Selain mobil angkutan umum, satu mobil lainnya ikut terbakar.
[irp]
Baca juga: Polres Malang Ungkap Pembalakan Liar di Sumbermanjing Wetan
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Kota Malang, M Teguh Budi Wibowo, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran pada Kamis (18/4/2021) sekitar pukul 21.10 WIB. Enam unit Damkar kemudian diluncurkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. "Setidaknya 25 personel diterjunkan bersama 6 unit mobil PMK ke lokasi," ujar Teguh saat dikonfirmasi.
Baca juga: Tiga Warga Malang Jadi Tersangka Perusakan dan Penganiayaan Wisatawan Surabaya
Tak lama berselang, petugas PMK bisa memadamkan api yang membakar satu unit pompa pengisian bahan bakar, serta dua unit kendaraan roda empat. "Ada dua unit kendaraan roda empat ikut terbakar. Satu mobil pikap, satunya mikrolet. Yang satu hangus adalah mikrolet, satunya masih tersisa," ujar Teguh.
Teguh menegaskan, sumber api berasal dari salah satu pompa pengisian bahan bakar, yakni pompa nomor dua. Sehingga setelah petugas menjangkau sumber api, kebakaran lama tak lama kemudian bisa dipadamkan. "Pompa nomor dua yang terbakar, belum tahu, apakah untuk pengisian Pertalite atau BBM jenis lain. Tidak ada kendala dalam proses pemadaman. Saat ini masih proses pendinginan," tegasnya.
Hasil keterangan sementara, lanjut Teguh, kebakaran berawal saat mobil mikrolet (angkutan umum) melakukan pengisian bahan bakar. Kemudianmobil tersebut menyambar kendaraan lain yaitu pikap.
UPT Damkar Kota Malang belum dapat memastikan soal korban dalam kebakaran ini. Namun, berdasarkan informasi di lokasi, ada warga yang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. "Kami masih belum mendeteksi. Menurut info ada pemilik kendaraan yang dibawa oleh ambulans ke rumah sakit atau klinik, kurang tahu. Info awal ya. Tapi kami masih belum bisa mendata secara langsung," kata dia.
Kapolsek Kedungkandang, Kota Malang, Kompol Yusuf Suryadi. Dia juga menyebut kendaraan ini sebelumnya telah melakukan isi ulang bensin sebanyak tiga kali. “Jadi yang pertama isi bensin sekitar pukul 17.00 WIB, kemudian kedua sekitar pukul 18.00 lebih, baru yang ketiga dicap (pompa bensin) yang ke empat pertalite,” terangnya, Kamis (18/3).
Baca juga: Ledakan Bom Ikan Rusak Rumah Warga Bantur Malang
“Kemungkinan jika mengisi sampai ketiga kali ini, dia mengisi (bensin) secara normal (tangki bensin) tapi didalam ada drum,” imbuhnya.
Terkait kronologi terjadinya kebakaran, Yusuf menceritakan kronologi awal saat Pemilik kendaraan Supri baru selesai mengisi bensin senilai Rp300 ribu. “Kemudian diperkirakan pengendara mobil ini (Supri) berencana untuk istirahat di area ini (pom bensin). Tiba-tiba ada letupan api di kap depan (mesin depan),” kata dia.
Mengetahui muncul api dari kendaraanya, sopir langsung berlari keluar mobil sehingga mobil jalan pelan tanpa supir menuju pompa nomor dua. Menghantam mobil pickup putih yang mengangkut ikan yang sedang mogok.
"Kami masih melakukan pengembangan terkait alasan mobil milik Supri ini bisa terbakar. Dari tim Reskrim, kami juga bekerja sama dengan tim iden, Samsat Kota Malang, akan kami cek fisik. Saya dalami register yang dimaksud. Intinya nama pemilik sudah dikantongi,” kata Kompol Yusuf. (ris)
Editor : Redaksi