Banjir Susulan di Lamongan Rendam 5.947 Rumah di Enam Kecamatan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Jalanan salah satu desa di wilayah Bengawan Jero terendam banjir. (ist)

KLIKJATIM.Com | Lamongan — setelah sempat surut di awal Februari lalu, sejumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan kembali dilanda banjir. Meski tidak sebesar yang pertama, banjir susulan akibat luapan sungai ini telah merendam sekitar 5.947 rumah di enam kecamatan.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Kasi tanggap darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Muslimin menjelaskan, banjir kali ini merupakan gelombang kedua alias banjir susulan. "Ini banjir susulan, (banjir) kemarin lebih besar, hampir (menenggelamkan) 6000 berapa itu (rumah)," jelasnya.

Banjir susulan ini, lanjut Muslimin, sudah melanda sejak akhir Februari. "Awal Maret sudah mulai ada tren air naik ini," lanjutnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Namun demikian hingga saat ini pihaknya mengakui belum menyalurkan bantuan ke wilayah yang terdampak langsung. Sebab kondisi cuaca yang belum memungkinkan.

"Untuk sementara ini belum, jadi kita menunggu waktu yang tepat, karena cuaca yang ekstrim kali ini dimungkinkan ada naik air. Jadi kita menunggu waktu aja (cuaca normal)," ungkapnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Berdasarkan data yang dilaporkan BPBD Kabupaten Lamongan, banjir susulan ini merendam 5.947 rumah, dengan jumlah KK terdampak sebanyak 5.957, dan 27.419 jiwa. Jumlah itu tersebar di Kecamatan Karangbinangun, Glagah, Deket, Kalitengah, Turi, dan Karanggeneng dengan ketinggian air mulai dari 25 sentimeter (cm) sampai yang tertinggi hingga 85 cm.

Adapun kerugian ekonomi akibat banjir susulan ini ditaksir mencapai 25.571.700.000 rupiah. Jumlah itu didapat dari luasan lahan tambak yang tersapu banjir seluas 7.623 Hektare (ha). (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru