Tembak Nyambek, Dua Pemburu di Lamongan ini Malah Yang Tewas

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Petugas Pplres Lamongan dan Kodim Lamongan bersama warga saat mencari dua pemburu nyambek yang tewas tenggelam.

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Perburuan hewan biawak atau nyambek yang dilakukan dua pemburu asal Lamongan ini berakhir tragis. Alih-alih mendapatkan nyambek dua pemburu  oMuhammad Zainul Arifin (21) warga Desa Tugu dan Supiono (42), asal Desa Sumber Agung, keduanya di Kecamatan Mantup, Lamongan, tewas.

[irp]

Baca juga: Bebas Kacamata Plus di Usia Senja, NEC Surabaya Kenalkan Teknologi Lasik Presbyond bagi Lansia Lamongan

Keduanya tewas usai menembak nyambek yang ternyata masih bertahan hidup dan lari. Korban meninggal karena tenggelam karena berusaha menangkap binatang buruannya yang kabur le tengah waduk, Minggu (14/3/201).

Menurut Kasubbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi, kedua korban tenggelam karena diduga karena tidak bisa berenang saat memburu biawak. "Jadi salah satu korban berenang tetapi tak bisa berenang, kemudian korban lainnya mencoba menolong. Tetapi juga ikut tenggelam," kata Estu.

Saksi mata di lapangan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00. Kejadian itu sangat cepat., diawali kedua korban berbekal senapan angin menyisir waduk. Merela sengaja melakukan itu karena kerap melihat banyak biawak atau nyambek yang berkeliaran di sekitar. 

Baca juga: Hadiri Pamit Kenal Kapolres Lamongan, Wabup Dirham Tekankan Sinergi Demi Stabilitas Pembangunan

Sejurus kemudian Zainul melihat seekor nyambek melintas di depan matanya. Lantas Zainul membidik dan menembak nyambek tersebut. Di luar dugaan, ternyata biawak itu masih bergerak cepat lalu kabur ke dalam waduk. Sehingga Zainul pun mengejarnya sampai masuk ke waduk. "Untuk mengejar biawak itu, korban juga berusaha berenang dengan cara masuk waduk, " kata Rokhim damsi mata warga setempat.

Ternyata korban kesulitan berenang dan tenggelam. Supiono yang masih di tepian, langsung menceburkan diri ke dalam waduk untuk menolong temannya. Nahas, bukannya berhasil menolong, Supiono turut tenggelam.

"Akhirnya kedua korban tenggela.. kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi dan bersama warga beramai-ramai mencari. Beberapa jam kemudian, kedua korban ditemukan di kedalaman waduk ternyat sudah meninggal dunia," ujar Kasubbag Huma Polres Lamongan, Iptu Esti Kwindardi. (ris)

Baca juga: Borong 64 Penghargaan K3 di Jawa Timur, Lamongan Sabet Gelar Pembina K3 Terbaik 1

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru