Insiden Atap Kelas Sekolah Ambruk, DPRD Jatim Minta Kualitas Bangunan Diperhatikan

klikjatim.com
Nampak kondisi ruangan penuh reruntuhan akibat atap ambruk. (Didik N/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com ǀ Surabaya – Peristiwa ambruknya atap empat kelas di SDN Gentong, Gadingrejo, Kota Pasuruan mendapat perhatian DPRD Jatim. Melalui Komisi E dengan tegas meminta kepada para pihak terkait, khususnya Pemkot Pasuruan agar lebih memperhatikan kondisi bangunan.

Tujuannya untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Karena diketahui, bahwa insiden ambrolnya atap atau plafon kelas di sekolah tidak hanya terjadi kali ini. Namun juga sempat terjadi di Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Perkuat Bank Jatim, Gubernur Khofifah Gandeng Maybank Islamic Malaysia Bangun Ekosistem Halal Global

[irp]

"Kebetulan saat mendengar berita itu, kami Komisi E sedang rapat dengan Kadisdik (Kepala Dinas Pendidikan) dan Biro Kessos (Kesejahteraan Sosial) Jatim. Sehingga langsung bisa kami sampaikan sebagai warning juga," ujar Ketua Komisi E DPRD Jatim, Wara Sundari Reny Pramana, Selasa (5/11/2019).

Utamanya dalam memperhatikan kualitas bangunan sekolah. Karena itu, kondisi bangunan harus benar-benar dipastikan sesuai standar oleh pihak terkait di masing-masing wilayah.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

"Jadi kualitas bangunan harus lebih ditingkatkan sesuai standar, sehingga peristiwa seperti itu diharapkan tidak terjadi lagi di lain tempat," ujar Mantan Ketua DPRD Kediri tersebut.

[irp]

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Selain itu, pihaknya juga mendesak kepada Pemprov dan Pemkot Pasuruan untuk bertindak cepat. Dukungan berupa pemberian bantuan atau program harus segera dilakukan, agar proses belajar dan mengajar tidak sampai terganggu.

"Dan yang penting lagi pemerintah harus menangani terkait trauma para siswa, agar tidak takut akibat insiden tersebut," pungkas politisi wanita yang akrab dipanggil bunda Reny. (tryk/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru