KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – Sebagai upaya menumbuhkan ekosistem industri pekeretaapian di Kabupaten Banyuwangi, PT Industri Kereta Api (INKA) telah melakukan pembinaan di beberapa sekolah kejuruan. Tujuannya untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) profesional yang siap bekerja pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
“Kami punya program ‘lengan industri’ yang melibatkan SMK-SMK. Harapan kami kalau SMK itu punya alat dan SDM, maka dia akan bisa menjadi salah satu rantai pasok PT INKA. Kami datang untuk mengajari mereka,” kata Direktur Pengembangan PT INKA, Agung Sedaju saat bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani di Pendopo Kabupaten, Selasa (9/3/2021).
Dengan pembinaan seperti ini diharapkan, SMK di Banyuwangi bisa masuk dalam ekosistem industri PT INK. Menurut Agung, saat ini sudah ada tujuh SMK di Banyuwangi yang mendapatkan CSR dan menjadi sekolah binaan PT INKA. Pembinaan dilakukan secara komprehensif mulai dari standarisasi SDM, memberikan pengatahuan manajemen manufaktur dan menjaga kualitasnya. Tujuh sekolah itu juga mendapat 35 unit mesin untuk peralatan praktik.
“Ini kami lakukan sejak tahun (2020) lalu. Seiring kami menyiapkan pabriknya, kami juga menyiapkan SDM-nya,” tutur Agung.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
Upaya tersebut dilakukan untuk menyiapkan tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan PT INKA. Apalagi target pasar Banyuwangi adalah pasar ekspor. “Di Banyuwangi investornya luar negeri. Mereka sudah memiliki spesifikasi khusus pada kualitas SDM. Jadi yang kami lakukan adalah membuat SDM di Banyuwangi ini agar siap untuk diuji dan lolos ujian dengan standar mereka,” tegasnya.
Agung pun menjelaskan, pandemi ini membawa situasi yang tidak menguntungkan bagi INKA. Sejumlah pesanan luar negeri macet. Hal ini berpengaruh pula pada pabrik INKA yang tengah dibangun di Banyuwangi. "Pandemi ini sangat berdampak pada order kami. Penyelesaian pabrik di Banyuwangi juga agak molor, karena memang situasinya seperti ini. Namun kami terus optimis, rencana Mei bakal ada pesanan gerbong kereta. Ini terus kami follow up," kata Agung.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Bupati Banyuwangi, Ipuk sangat mengapresiasi perhatian PT INKA terhadap dunia pendidikan vokasi di Banyuwangi. “Kami juga sangat mendukung upaya PT INKA menyiapkan tenaga kerja profesional melalui sekolah vokasi di Banyuwangi. Ini adalah kesempatan yang sangat baik, karena para siswa bisa mendapatkan transfer pengetahuan dan teknologi sehingga meningkat kompetensinya,” kata Ipuk.
Dia juga berharap agar pabrik PT INKA di Banyuwangi bisa segera diselesaikan. "Karena dengan berdirinya pabrik ini bisa menyerap tenaga kerja," tandasnya. (nul)
Editor : Apriliana Devitasari