Depresi, Pemuda Bawean Pilih Akhiri Hidupnya di Warkop

klikjatim.com
Petugas bersama warga saat mengevakuasi korban. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Lagi, seorang pemuda asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik diketahui mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia adalah Syaifuddin, warga Dusun Sungaitirta, Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura. 

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Saat ditemukan, pemuda berusia 23 tahun tersebut sudah tidak bernyawa di Warkop Benasareh. Tepatnya di Dusun Sungaitirta, sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (9/3/2021).

Kapolsek Sangkapura, Iptu Sujai mengatakan, pada saat itu saksi Amirus Shaleh melihat korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Ia (korban) dalam kondisi lehernya terlilit dengan tali tampar. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

“Dengan cara gantung diri menggunakan tali tampar plastik warna biru merah atas, yang diikatkan pada bambu atap warkop dengan ketinggian kurang lebih 280 centimeter, dan ketinggian antara kaki korban dengan lantai sekitar 20 centimeter,” ungkap Kapolsek saat mendampingi Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto.

Sesuai keterangan beberapa saksi, korban diduga mengalami depresi alias stres. Karena korban disebutkan sering terlihat bingung, bahkan beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk bunuh diri. 

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

“Sebelumnya memang sudah keinginan bunuh diri, tapi berkali-kali tidak jadi karena ketahuan orang,” tambah mantan Kanit Reskrim Kebomas.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Umar Mas'ud Sangkapura untuk dimintakan VER Jenazah. “Di tubuh korban tidak ditemukan luka atau tanda-tanda lain, dan barang bukti diamankan tali tampar plastik warna biru merah,” pungkas Sujai. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru