Tak Mau Beli Mobil Dinas Baru, Gus Yani-Bu Min Ingin Berhemat

klikjatim.com
Gus Yani dan Bu Min diwawancarai awak media.

KLIKJATIM.Com | Gresik — Bupati dan Wabup Gresik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menolak membeli mobil baru, meskipun sudah dianggarkan.

[irp]

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

Sebagai menghemat anggaran di masa pandemi Covid-19, Bupati Yani dan Wabup Aminatun itu sepakat lebih memilih memakai mobil dinas lama yang pernah digunakan oleh pejabat sebelumnya.

“Meski dianggarkan, kami sepakat untuk menolak mobil baru itu. Pakai yang lama saja, toh masih bagus,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani, usai sertijab di Kantor DPRD Gresik, Sabtu (6/3/2021)

Baca juga: Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih

Dijelaskan Bupati Yani, anggaran untuk pembeliam mobil dinas bakal dianggarkan untuk penanganan Covid-19 yang saat ini masih melanda.

“Saya ingin, anggaran beli mobil dinas baru itu dipakai untuk penanganan Covid-19 saja. Ini lebih baik. Hemat anggaran,” terangnya.

Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Gresik Sukardi menambahkan, sebenarnya tahun ini memang ada rencana pembelian mobil dinas. Nilai anggaranya mencapai Rp 1,4 Miliar.

Baca juga: Tinjau Green Port Terminal Teluk Lamong, Staf Ahli Kemenhub Apresiasi Komitmen Dukung Net Zero Emission 2060

Dengan rincian, satu mobil dinas baru Toyota New Fortuner Vrz 4x4 2.4 SRZ A/T DSL terbaru dengan harga sekitar Rp 700 jutaan untuk Bupati dan Wakil Bupati.

“Anggaran sebesar itu untuk membeli mobil dinas bupati dan wakil bupati, jenis Fortuner terbaru. Namun tidak jadi,” pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru