Pemberian Vaksin di Kalangan Guru, Pemkab Tulungagung Dahulukan Guru TK dan SD

klikjatim.com
Jubir Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmad. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kalangan guru di Tulungagung masuk dalam daftar penerima vaksin tahap kedua, yang ditarget bisa selesai sebelum bulan Mei mendatang. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmad saat ditemui di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Jumat (5/3/2021).

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Jumlah pemberian vaksin tahap kedua ini mencapai ribuan. Untuk beberapa komunitas yang masuk dalam daftar penerima vaksin sudah dilaksanakan.

Namun tak dipungkiri ada sejumlah komunitas yang memang belum bisa divaksin, karena masih menunggu kiriman lagi dari pusat. Termasuk komunitas atau kelompok yang belum adalah kalangan guru dan lanjut usia (lansia).

"Komunitas selanjutnya ya lansia, termasuk Guru dan Pokdarwis (kelompok sadar wisata)," ujarnya.

Kasil menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan jumlah Guru SD dan TK di Kabupaten Tulungagung. Mereka akan menjadi komunitas guru pertama yang menerima vaksin.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Selanjutnya akan dilanjutkan kepada komunitas guru sekolah tingkat SMP dan SMA. Pihaknya pun memastikan, bahwa seluruh guru akan mendapatkan vaksin sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

"Nantinya seluruh guru, tapi memang kita mendahulukan guru SD dan TK, ini masih kita lakukan pendataan," jelasnya.

Disinggung mengenai jumlah pastinya guru di Kabupaten Tulungagung yang bakal menerima vaksin, Kasil mengaku masih didata. Karena masih perlu dilakukan verifikasi atau pengecekan.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

"Untuk mencocokkan data itu butuh waktu, ini yang sedang kita lakukan. Kita cocokan data dari bawah dan dari pusat," terangnya.

Sebelum bulan Juli mendatang diharapkan, seluruh guru sudah menerima vaksin dosis lengkap. Sehingga tidak mengganggu rencana pembelajaran tatap muka di Tulungagung. "Selama vaksinya tersedia, kami yakin bisa menyelesaikannya sebelum bulan Juli," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru