KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Puluhan warga binaan dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo tergerak menjadi pendonor plasma konvalesen, Kamis (25/2/2021). Tidak hanya donor plasma, namun dalam kegiatan ini juga dilakukan donor darah.
[irp]
Kalapas Porong, Gun Gun Gunawan menerangkan, kegiatan kemanusiaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan darah di Sidoarjo. “Hari ini puluhan petugas dan warga binaan dengan sukarela mengikuti donor darah biasa dan donor plasma konvalesen,” terang Gun Gun.
Pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sidoarjo. "Kami sangat mengapresiasi para petugas maupun napi yang dengan ikhlas mendonorkan darah mereka bagi warga lain yang membutuhkan," jelasnya.
Dikatakan, untuk jumlah penyintas Covid-19 yang terdiri dari warga binaan maupun petugas Lapas ada 118 orang. Sebelum melakukan donor plasma, tentunya mereka telah mengikuti proses screening terlebih dahulu.
“Syukurlah berkat penerapan protokol kesehatan yang ketat, kasus aktif Covid-19 tidak ada alias nol,” imbuh Gun Gun.
Sementara itu Kepala UTD PMI Sidoarjo, dr Septi Laily Rif’ati mengatakan, kegiatan donor plasma konvalesen yang dilakukan di Lapas Porong ini sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti sekarang ini. Pasalnya saat ini stok plasma sudah minus.
"Saat ini stok plasma konvalesen di UTD PMI Sidoarjo minus, karena kami tidak bisa memenuhi daftar permintaan. Hari Kamis (25/2/2021) ini antrean berumlah 25 orang. Maka dari itu, donor darah dari penyintas di Lapas Porong seperti ini sangat kami butuhkan,” jelas Septi.
Dia pun berharap, warga lain yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 bersedia mendonorkan darah dengan mendatangi kantor PMI di Jalan Raya Jati Sidoarjo.
Sementara itu, Nur Hasan (47), salah satu narapidana kasus pembunuhan yang vonis hukuman mati mengatakan, dirinya pernah dua kali terpapar Covid-19 dan sekarang dinyatakan sembuh.
"Karena sembuh total, maka kami bersama napi yang lain melakukan donor plasma konvalesen. Semoga donor ini bermanfaat bagi sesama," harap Nur Hasan. (nul)
Editor : Satria Nugraha