Mau Jadi Pendonor Plasma, Berikut Jadwal Pemeriksaan di UTD PMI Tulungagung

klikjatim.com
Proses pengambilan sampel jelang pelaksanaan donor plasma di Tulungagung. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Tulungagung telah memfasilitasi para penyintas Covid-19 yang bersedia sebagai pendonor plasma konvaselen. Rencananya proses pelaksanaan donor plasma ini akan dilakukan serentak bulan depan.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Namun, persiapan seperti pemeriksaan atau seleksi bagi calon pendonor sudah dimulai sejak dua minggu ini. Karena sesuai ketentuan, para penyintas Covid-19 yang akan mendonorkan plasmanya harus melalui tahap seleksi kelayakan dan kondisi tubuh terlebih dahulu sebelum dinyatakan sehat, atau memenuhi syarat sebagai pendonor plasma konvaselen.

Kepala UTD PMI Tulungagung, Rukmi mengatakan, jadwal pemeriksaan atau seleksi terhadap calon pendonor plasma konvaselen dilakukan setiap hari Rabu. "Setiap Rabu kita buka seleksi pemeriksaan penyintas yang ingin mendonorkan plasmanya di kantor kami," ujarnya.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Pada Rabu (10/2/2021) kemarin ada 10 orang penyintas yang mengikuti seleksi. Kemudian Rabu-nya (17/2/2021) lagi terdapat 3 orang penyintas. "Yang pertama ada 10 orang, itu 7 yang bisa donor, yang 3 kondisinya tidak layak. Sedangkan di Rabu kedua ada 3 orang," terangnya.

Rukmi juga mengungkapkan, bahwa peminat donor plasma konvaselen di Tulungagug masuk kategori minim. Karena itu pihaknya akan membuat beberapa terobosan untuk meningkatkan jumlah penyintas yang bersedia mendonorkan plasmanya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

"Perlu terobosan untuk meningkatkan jumlah pendonor, ini masih kita bahas, bagaimana strateginya," lanjutnya.

Salah satunya dengan menggandeng komunitas penyintas di Tulungagung. Tidak hanya itu saja, pihaknya juga mengaku akan proaktif mengirimkan pesan melalui WhatsApp (WA) kepada para penyintas agar bersedia mendonorkan plasmanya. "Ini masih perbaikan di IT kita, nanti akan kita kirimkan pesan melalui WA kepada penyintas ini," pungkasnya. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru