Komisi C Tagih Kontraktor Jembatan Wonokromo Segara Selesaikan Finising

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Surabaya -  Meski sudah dinyatakan lolos uji kelayakan, Jembatan Wonokromo nampaknya belum segera diresmikan. Masih ada proses finising yang belum diselesaikan kontraktor. Salah satunya, sekat penghubung antara jalan raya dan jembatan.

[irp]

Baca juga: Hari Ulang Tahun Golkar ke-57, DPD Golkar Surabaya Adakan Pendidikan Poltik Berkonsep Kemah

Menurut Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono, area itu tidak boleh terlalu cekung karena akan membahayakan pengguna jalan. Selain itu pagar besi yang terlalu runcing serta bentangan kabel di jalur pedestrian yang bisa menimbulkan bahaya bagi pejalan kaki.

’’Ini semua harus dibenahi, targetnya kan bulan Maret, jadi harus segera dipenuhi apa yang menjadi kekurangan sehingga masyarakat Surabaya bisa menikmati jembatan yang juga menjadi icon kota Surabaya," kata Baktiono, Selasa (23/2/2021).

Baktiono juga mengatakan, jika pembangunan Jembatan Joyoboyo berguna untuk mengurangi kemacetan yang ada di Wonokromo, khususnya akses menuju terminal Joyoboyo. “Adanya jembatan tersebut, masyarakat bisa terbebas dari kemacetan," tambahnya.

Baca juga: Sidak The Trans Icon, Komisi A DPRD Surabaya Temukan Beberapa Pelanggaran

Sementara itu, salah seorang warga Surabaya, Indrawati berharap agar Jembatan Joyoboyo yang menghabiskan dana APBD senilai Rp 39 miliar ini segera diresmikan dan dibuka.

"Ya semoga cepat dibuka. Tujuannya dibangun Jembatan Joyoboyo ini kan untuk mengurangi kemacetan. Semoga sesuai dengan tujuannya," harap warga Sawahan, Surabaya, Senin (22/2/2021).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBMP), Erna Purnawati mengatakan, pembangunan fisik Jembatan Joyoboyo itu sudah 100 persen selesai. Saat ini pihaknya sedang menunggu kelengkapan administrasi. 

Baca juga: Dua Maling Motor Di-dor Polsek Sawahan

"Karena itu salah satu persyaratan harus diperiksa inspektorat dahulu" ujarnya, Rabu (17/2/2021) lalu.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Jembatan Joyoboyo ini rencananya akan diresmikan pada Maret mendatang. Penggarapannya pun membutuhkan dana APBD sebesar Rp 39 miliar. (rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru