Jaksa Penyidik Palsu Gentayangan di Malang Sasar Saksi Korupsi RPH

klikjatim.com
Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi (Kanan)

KLIKJATIM.Com | Malang - Kegiatan penyidikan kasus dugaan korupsi rumah potong hewan (RPH) di Kota Malang rupanya dimanfaatkan oleh sejumlah penipu untuk mengeruk keuntungan. Mereka menghubungi sejumlah pihak yang berkaitan dengan kasus korupsi tersebut dengan mengaku sebagai penyidik dari Kejari Kota Malang.   

[irp]

Baca juga: Pilkades Serentak 2021, Pengguna Hak Pilih Wajib Prokes

Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi menyebutkan, sejak tiga hari ini pihaknya menerima laporan adanya orang yang mengaku penyidik meminta uang dengan ancaman atau pemerasan kepada pihak yang berkaitan dengan kasus korupsi. "Ada temuan oknum mengaku dari kejaksaan meminta uang kepada para saksi kasus PD RPH. Oknum  mengatasnamakan dari kejaksaan atau tim penyidik Kejari Kota Malang ini meminta uang kepada pihak terkait atas kasus RPH,” katanya, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Terbaru, Magic Lightening Premium Diamond 1 Glowing Bisa Atasi Masalah Jerawat Wajah

Dijelaskan, aksi pemerasan itu dilakukan kepada adalah saksi yang diperiksa Kejari Kota Malang terkait kasus RPH. Mereka diminta paling banyak mencapai Rp20 juta. “Sudah lima orang yang dihubungi, saksi dan keluarga. Yang diminta uang dari Rp5 juta sampai Rp20 juta. Beruntung mereka konfirmasi ke kami,” ujarnya.

Dino menjelaskan, timnya maupun anggota kejaksaan tidak pernah meminta sejumlah uang atas kasus yang ditangani. Karena dari itu, ia meminta masyarakat waspada dan konfirmasi langsung apabila ditemui oknum nakal tersebut. “Kami imbau pihak yang sehubungan perkara ini agar tidak mudah terima informasi dari luar. Kami tidak meminta uang atau kompensasi apapun,” jelasnya.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu HP nya Dijambret, Pelakunya Monyet

Atas perbuatan tersebut Dino dan tim penyidik lain mengaku sangat dirugikan. Tentu oknum yang melakukan pemerasan itu pasti akan dilacak dan dicari keberadaanya. “Pasti akan kami cari, sudah ada dikantongi nomor-nomornya,”  pungkasnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru