Terpapar Virus Covid-19, Apakah Gubernur Masih Perlu Divaksin ?

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah berencana melakukan vaksinasi vaksin Covid-19 pada 13 Januari 2021 mendatang, dimana Presiden Joko Widodo lah yang akan disuntik pertama. Kemudian akan dilanjutkan di 34 provinsi secara serentak dan bertahap.

Baca juga: Gila, Suami di Surabaya Tega Jual Istri Seharga Rp 500 Ribu

[irp]

"Itu rencana, sesuai dengan rencana semula," ujar Ketua Satgas Kuratif Covid-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi saat meninjau Gudang Vaksin di Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Jum'at (8/1/2021).

Sementara di tingkat provinsi sendiri, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah menyatakan diri siap menjadi orang pertama di Jatim yang disuntik vaksin Covid-19 Sinovac tersebut.

Saat itu, ia mengatakan jika di tingkat nasional ada Presiden Jokowi yang pertama disuntik vaksin, maka di tingkat provinsi gubernur lah yang akan pertama divaksin.

"Kalau di tingkat nasional presiden, apa di tingkat provinsi gubernur?, Saya siap untuk divaksin pertama untuk Jatim," ungkapnya, Sabtu (26/12/2020).

Namun tak lama setelah pernyataan itu, heboh Khofifah dikabarkan terpapar virus corona atau Covid-19. Dan benar, lewat sejumlah akun media sosialnya Khofifah bahkan secara terbuka menyatakan jika dirinya telah dinyatakan positif Covid-19.

"Berdasarkan hasil swab reguler mingguan, saya dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Tidak ada gejala yang saya rasakan. Saat ini saya menjalani isolasi mandiri," ungkap Khofifah dikutip dari akun Instagramnya @khofifah.ip, Sabtu (2/12/2021).

Sehingga, jika dihitung sejak hasil swab testnya keluar dan dinyatakan positif Covid-19 pada 1 Januari, maka hingga 8 Januari 2021 ini Khofifah sudah menjalani isolasi mandiri selama sepekan lebih.

Baca juga: TTL Berbagi Kebahagiaan Ramadhan bersama 141 Anak Yatim

Lalu, sebagai orang yang sedang dan nantinya berstatus sebagai penyintas atau pernah terpapar Covid-19, apakah vaksinasi tetap berlaku bagi Khofifah ?

Pasalnya, beberapa waktu lalu Juru bicara Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, bahwa dalam program vaksinasi ada sejumlah orang yang dianjurkan tidak perlu divaksin.

Kata dia, setidaknya ada 13 tipe atau kriteria orang yang tidak perlu divaksin. Misalnya seperti ibu hamil, orang yang memiliki gejala ISPA hingga orang memiliki penyakit ginjal. "Apabila pasien merupakan penyintas covid juga tidak perlu divaksin," tegas Jibril, Rabu (6/1/2021).

Sementara itu, saat disinggung soal apakah Khofifah masih akan menjadi orang pertama di Jatim yang divaksin Covid-19 ? dr Joni menyatakan bahwa pihaknya masih akan melakukan diskusi lanjutan. "Masih didiskusikan," tegas Joni. (mkr)

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru