Surabaya Masih Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka

klikjatim.com
Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Hilmi Nidhomudin/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta berbagai masukan terkait sistem pembelajaran sekolah di masa pandemi Covid-19. Salah satu opsinya dengan sistem tatap muka (offline). “Para siswa akan tetap masuk sekolah namun dibagi beberapa gelombang. Nanti dijadwal, ada yang masuk pagi dan siang berdasarkan kelas yang ada," kata Plt Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Senin (4/1/2020).

[irp]Masing-masing kelas juga akan ditata untuk tempat duduk, agar memenuhi standar protokol kesehatan. Pihak sekolah juga membagi jadwal para Guru.

Baca juga: Hari Ulang Tahun Golkar ke-57, DPD Golkar Surabaya Adakan Pendidikan Poltik Berkonsep Kemah

"Kami nanti akan berkoordinasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), tentang sistem ini. Apakah bisa diterapkan atau tidak. Kalau masih belum ya dengan sangat terpaksa diundur dulu," tambahnya.

Baca juga: Sidak The Trans Icon, Komisi A DPRD Surabaya Temukan Beberapa Pelanggaran

WS begitu Whisnu Sakti disapa menyatakan, Pemkot Surabaya juga memperhatikan pola belajar mengajar yang ada disekolah. Evaluasi juga dilakukan. Selama ini apakah efektif dengan online atau tidak untuk para siswa. “Tentunya jika skema ini tidak ada kendala, persetujuan Orang Tua Walimurid juga diminta," pungkasnya.

Baca juga: Dua Maling Motor Di-dor Polsek Sawahan

Hingga saat ini, Dinas Pendidikan Kota Surabaya masih mempertimbangkan soal sekolah tatap muka. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menjelaskan untuk menggelar sekolah tatap muka ada beberapa parameter. Yakni, dari para Kepala Sekolah, Komite, dan Persetujuan Wali Murid dan Pemkot.(rtn)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru