KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebanyak 50.250 pcs Rapid Test Antigen diberikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemprov Jatim. Bantuan itu diterima langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/12/2020) kemarin.
[irp]
Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan PERMATA JATIM di Bendomungal Pasuruan
"Kembali kita ingin memberikan percepatan-percepatan layanan, rapid antigen test antara lain untuk memberikan percepatan testing untuk screening," ujar Khofifah, Kamis (17/12/2020).
Khofifah menjelaskan, rapid antigen yang akan dipakai di Jatim ini menggunakan sampel hasil dari swab yang sudah mendapatkan rekomendasi dari WHO, sehingga hasilnya lebih akurat dan kredibel.
Jika dibandingkan dengan swab PCR, akurasi testing ini mencapai 85 persen. Rapid antigen juga sangat efektif untuk mendeteksi pasien yang masih menular utamanya dengan CT Value dibawah 25.Kata Khofifah, sehingga temuan positif dari rapid antigen dapat menscreening pasien yang masih berpotensi menularkan. Selain itu, rapid antigen relatif mudah dikerjakan dan hasilnya cepat diketahui.
"Rapid antigen ini akan mempercepat upaya 3T di Jatim. Dengan akurasi yang cukup baik dan kemampuan deteksi kasus yang masih infeksius, kita bisa segera tahu hasilnya dalam 15 menit setelah dilakukan pengambilan sampel. Ini akan mempercepat penemuan kasus baru maupun tracing di Jatim supaya segera di isolasi dan penularan dapat dihentikan" jelasnya.
Ia menambahkan, rapid test antigen ini diperuntukkan bagi semua yang beresiko tinggi, yakni memiliki kesibukan dan mobilitas yang tinggi. "Selain untuk yang beresiko, ini juga untuk yang sibuk-sibuk, karena hasilnya bisa cepat diketahui, tetapi kita berdoa mudah-mudahan kita semua sehat," imbuhnya.
Baca juga: Sokong Pemulihan Aceh-Sumut, Pelindo Fasilitasi Distribusi 95 Ribu Ton Bantuan Kemanusiaan
Khofifah juga kembali meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sampai saat ini penyebaran covid-19 di Jatim masih belum berakhir. "Mohon kepada semua masyarakat, ini penyebaran covid belum berhenti, pastikan menggunakan masker menjaga jarak yang aman, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, ini penting untuk terus kita ingatkan," pungkasnya.
Sekadar diketahui, Satgas Covid-19 Jatim sendiri mencatat, per Rabu (16/12), penggunaan rapid test baik antibody maupun antigen untuk kegiatan screening dan tracing menembus 1.072.733 test. Dengan populasi Jatim sekitar 40 juta penduduk, maka 1 dari 38 penduduk Jatim telah melakukan rapid test.Sedangkan untuk swab test di Jatim sendiri tercatat 752.302 jumlah individu yang telah diperiksa PCR. Dengan populasi Jatim sekitar 40 juta penduduk, maka 1 dari 54 warga Jatim telah di tes covid-19 dengan swab dan PCR test. (bro)
Editor : Redaksi