Bangunan Sudah Tua, Risma Minta Jembatan Babadan Direnovasi

klikjatim.com
Wali kota Surabaya Tri Rismaharini membersihkan jalanan

KLIKJATIM.com | Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya melakukan kerja bakti di sekitaran Jalan Babadan, Kelurahan Gundih Kecamatan Bubutan, Senin (30/11/2020). Pada kesempatan itu Risma juga memberi arahan kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) untuk membongkar sekaligus merenovasi jembatan yang ada di lokasi.

[irp]

Baca juga: Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya, Erna Purnawati langsung mendatangkan alat berat dan membongkar jembatan bersama para petugasnya. rencananya renovasi jembatan tersebut akan memakan waktu selama satu bulan. Pengerjaan ini dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga tanpa melibatkan pihak lain, sehingga diprediksi rampung pada bulan Desember mendatang.

“Dikerjakan sendiri oleh teman-teman Dinas PU Bina Marga, proses idealnya satu bulan,” kata Erna, Senin (30/11/2020).

Erna menyebut, meskipun sebenarnya tidak ada saluran yang tersumbat, namun dia bersama Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya melakukan antisipasi agar tidak terjadi penyumbatan saluran.

Baca juga: Dari Ekonomi hingga Literasi, Patra Logistik dan Universitas Airlangga Kolaborasi Jalankan Program TJSL di Surabaya

“Makanya kami keruk lebih dahulu. Saluran ini tembusnya sampai ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Pompanya ikut Dupak,” papar dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin menambahkan, sebagian besar endapan lumpur berasal dari sisa-sisa makanan. Dari pengerukan itu, setidaknya pihaknya berhasil mengumpulkan tiga dump truk hingga sore hari. “Masih berlanjut hingga sekarang. Sementara sudah dapat tiga dump truk,” terangnya.

Setelah pengerukan rampung, kata Anna, di sisi utara saluran nantinya bakal ditanami bermacam-macam tumbuhan. Alasannya, karena di sepanjang tepi saluran itu sering kali dijadikan tempat pembuangan sampah.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

"Padahal beberapa waktu lalu kami sudah melakukan kerja bakti dan sudah bersih. Jadi sekarang kami kasih tanaman supaya tidak digunakan untuk pembuangan sampah," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru