Gara-gara Lampu Jalan TNI AU Kembali Bersitegang dengan Warga Bale Panjang Pasuruan

klikjatim.com
Sempat dihentikan, tiang lampu jalan akhirnya berdiri. didik/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Pasuruan -  Kasus sengketa lahan antara TNI AU dengan warga setempat, kembali memanas. Ini setelah sejumlah oknum anggota TNI AU mendatangi dan menghentikan proyek pemasangan lampu penerangan di Dusun Bale Panjang, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Rem Blong, Tronton Gasak Ertiga Lalu Kepalanya Jumping ke Atas

"Benar mas ada sejumlah oknum TNI AU datang ke sini. Mereka menyuruh menghentikan pemasangan lampu penerangan, karena menganggap lahan ini masuk TNI AU," kata Sanawi (60) salah seorang warga setempat pada KlikJatim.com, Sabtu (14/11/2020) sore.

[irp]

Sempat terjadi cekcok antara oknum TNI AU dengan sejumlah warga. Namun akhirnya, fasilitas penerangan tersebut terpasang.  "Mungkin besok lampu penerangan itu sudah nyala dan bisa memberi manfaat bagi warga sekitar," tambahnya. 

Atas peristiwa ini, Lettu Mugianto Kasi Operasional Detasemen TNI AU Raci tak nampik adanya peringatan bagi warga yang memasang tiang penerangan jalan. Alasanya pihaknya tidak pernah menerima surat baik dari pihak kontraktor atau warga terkait pemasangan lampu penerang jalan.  "Iya benar proyek penerangan lampu jalan desa masuk lahannya TNI AU Raci," tandasnya.

Ia menyayangkan, tidak adanya surat pemberitahuan kalau ada pemasangan lampu jalan. "Harusnya kita ini dikasih tahu atau paling tidak diberi tembusan," imbuhnya.

Baca juga: Apa Kabar Kopi Kapiten Pasuruan, Kedainya Nunggak Sewa hingga Upah Karyawan Diutang 

Dari pantauan KlikJatim.com dilapangan, tiang lampu penerangan sudah berdiri sepanjang jalan menuju permukiman warga. Namun begitu, belum ada aliran listrik. (rtn)

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru