Waspada! Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Masih Ancam Surabaya

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Selama tiga hari ke depan warga di pesisir Surabaya diimbau agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak gelombang tinggi dan angin kencang.

[irp]

Baca juga: Peringati Harlah ke-80 Muslimat NU di Masjid Al Akbar, Khofifah Bersama 15 Ribu Jamaah Gaungkan Perdamaian Dunia ke PBB

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya, Taufiq Hermawan mengatakan, peningkatan kecepatan angin di pesisir timur Surabaya bisa memicu terjadinya peningkatan tinggi gelombang dalam skala lokal hingga mencapai 1 meter.

"Kemudian bertepatan dengan pasang air laut maksimum, sehingga dapat menyebabkan banjir rob lebih tinggi di pesisir timur Surabaya," ujar Taufiq dalam rilisnya, Kamis (12/11/2020).

Perbedaan tekanan udara antara wilayah utara dan selatan khatulistiwa yang cukup signifikan, kata Taufiq, itu bisa menyebabkan kondisi medan angin secara regional menunjukkan pola fetch yang cukup panjang. "Sehingga potensi peningkatan kecepatan angin semakin tinggi," jelas Taufiq.

Baca juga: Gemerlap Surabaya Vaganza 2026, Parade Malam Hari Banjir Spot Estetik

Dirinya mencatat, berdasar data medan angin jam 12 UTC tanggal 11 November 2020, perbedaan tekanan mencapai 12 mb, di mana nilai tekanan di wilayah selatan mencapai 1020 hPa.

"Sedangkan di sebelah barat Sumatera hanya 1006 hPa. Hal ini menyebabkan peningkatan kecepatan hembusan Fetch, terutama yang masuk celah Selat Madura," papar dia.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Rombongan Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi

Sementara untuk kondisi pasang air laut maksimum menunjukkan peningkatan menuju pasang maksimum harian setinggi 80-110 cm dari MSL (Mean Sea Level : rata-rata tinggi muka air laut) pada pukul 20.00-21.00 WIB.

"Ketinggian pasang maksimum harian diprediksi akan mengalami peningkatan lebih tinggi mencapai 130 cm dari MSL pada tanggal 15-17 November 2020," pungkasnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru