Wilmar Komitmen Dukung Program Hilirisasi Kelapa Sawit Indonesia

Reporter : Redaksi - klikjatim

(istimewa)

KLIKJATIM.Com | Jakarta – Program pemerintah dalam program hilirisasi industri kelapa sawit nasional, terutama dalam industri biodiesel Wilmar terus diupayakn dengan maksimal oleh Wilmar. Perusahaan percaya bahwa biodiesel akan menjadi industri yang mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

BACA JUGA :  Pria yang Tewas di JLS Tulungagung Ternyata Dibunuh Temannya Sendiri Usai Kalah Judi, Begini Kronologi Lengkapnya

Direktur Wilmar, Erik Tjia mengatakan, industri biodiesel tidak hanya bisnis tetapi juga bentuk sumbangsih perusahaan kepada bangsa dan negara. Dengan mendukung industri biodiesel berarti ikut mensukseskan hilirisasi agar manfaat industri kelapa sawit dapat dirasakan sebesar-besarnya di dalam negeri.

Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Kinerja Wilmar dalam industri biodiesel telah diakui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Penghargaan Subroto 2021 kategori Pengelolaan Produksi dan Penyaluran Bahan bakar Nabati, serta Pengelolaan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan kepada PT Wilmar Nabati Indonesia. Penghargaan yang diserahkan pada 28 September lalu itu merupakan satu-satunya penghargaan yang diberikan kepada perusahaan biodiesel dalam ajang tersebut.

Penghargaan Subroto merupakan penghargaan tertinggi sektor energi dan sumber daya mineral, yang diberikan kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia.

“Kami sangat bangga karena kerja keras dan karya kami diapresiasi oleh pemerintah. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk berkarya lebih baik lagi di masa datang,” ujar Erik dalam keterangan tertulis diterima, Rabu (24/11/2021) seperti dilansir infosawit.com.

Pabrik Wilmar juga telah diakui standarisasinya dengan dianugerahkannya SNI Award dari Badan Standarisasi Nasional (BSN) Kategori Peringkat Emas kepada PT Wilmar Nabati Indonesia dan  PT Multimas Nabati Asahan yang memperoleh Kategori Perunggu.

Dalam upaya hilirasasi, Wilmar juga meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam industri biodiesel. Hal itu juga merupakan bentuk dukungan bagi industri terkait lainnya agar sama-sama berkembang.

Unsur TKDN di industri biodiesel Wilmar saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen. “Kami sudah ajukan permohonan sertifikasi TKDN ke Kementerian Perindustrian,” tandasnya. (*)