Warga Gresik Tetap Laksanakan Salat Ied di Lapangan *Jamaah Warga Perumahan dan Terapkan Protokol Kesehatan

Reporter : Abdul Aziz - klikjatim.com

Kegiatan salat ied terlihat di salahsatu perumahan di Kecamatan Kebomas yang hanya diikuti oleh warga perumahan saja.

KLIKJATIM.Com | Gresik – Kegiatan salat ied masih banyak dilakukan oleh warga di Kabupaten Gresik. Sebagian besar kegiatan salat Idul Fitri tersebut dilakukan di kawasan terbatas yakni perumahan dan kampung yang hanya diikuti oleh warga setempat.

BACA JUGA :  Dua Kuli Bangunan di Gresik Tewas Tertimbun Septik Tank

Berdasarkan pantauan, pelaksanaan Salat Ied terlihat di Perumahan Gresik Kota Baru, Perumahan Pondok Permata Suci, perkampunguan Kawisanyar, perkampungan Karangpoh, serta sejumlah desa di Balongpanggang. Pelaksanaan salat ied berlangsung khusyuk dan diikuti banyak jamaah. Sesuai imbauan MUI, pelaksanaan salat Ied cukup singkat dengan bacaan singkat. Itu juga dilakukan saat imam membacakan khutbah, tidak lebih dari 10 menit selesai.

Sebelum salat, warga datang ke tempat lapang atau jalan di perumahan dengan mengenakan masker serta menerapkan physical distancing. Dalam saf salat, panitia penyelenggara membatasi jarak 1 meter kanan kiri dan depan belakang.

Seperti yang terlihat di salahsatu kampung di Perumahan GKB, sejak pukul 05.00 warga sudah berduyun-duyun mendatangi jalan depan masjid. Di jalan berpaving, tidak ada tikar atau karpet. Warga datang mengenakan masker dengan membawa sajadah, tikar dan koran. Saat bertemu dengan tetangga juga tidak ada salaman, hanya ngobrol yang menjaga jarak antar sesamanya. Beberapa warga bahkan ada yang membawa hand sanitizer, sementarab depan rumah disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun antiseptik.

Sementara itu pada khutbah Idul Fitri, Ustad Muslim dalam ceramahnya di Perumahan Ngargosari, Kebomas menjelaskan, makna kebersamaan dalam pandemi Covid-19. Dia mengajak jamaah untuk mendoakan bersama agar virus Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT dan diberi kesehatan dan kekuatan menghadapi pandemi seperti saat ini.

“Ini adalah ujian dari Allah, hanya kepadaNya kita memohon dan meminta pertolongan. Kita mohon ampunan atas kesalahan yang kita buat dan semoga Allah mengangkat kembali penyakit yang ada di muka bumi ini,” pesan ustad Muslimin.

BACA JUGA :  Pemkab Lumajang Segara Salurkan BLT Untuk 4.473 KK

Pemandangan berbeda terlihat di beberapa masjid besar di Gresik. Seperti Masjid Agung Gresik tidak terlihat ada salat Ied. “Karena di masjid tidak ada, kami menyelenggarakan salat ied di kampung dengan imam dan muadzin dari warga perumahan sendiri,” kata H Solikin, takmir masjid di Kecamatan Manyar. (hen)