Warga Bojonegoro Keluhkan Kenaikan Tagihan Listrik PLN

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro—Warga di Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Untuk pelanggan dengan meteran 1.300 VA kenaikannya hingga Rp 100 ribu.

BACA JUGA :  Mabuk Berat, Pelaku Rusak Posko Covid-19 di Bungah Gresik

Abbas (35) warga di di Kecamatan Bojonegoro Kota mengatakan, dirinya pelanggan PLN dengan meteran 1.300 VA. Sebelumnya, biaya tagihan listriknya setiap bulan kisaran Rp 244 ribu. Namun, masuk di bulan Juni 2020 ini tagihannya membengkak mencapai Rp 334 ribu.

“Saya kaget, saya bawa uang pas waktu bayar seperti bulan sebelumnya,” katanya, di Bojonegoro, Rabu (10/6/2020).

Abbas sempat bertanya kepada petugas tempat dia membayar. Namun, petugas itu menjawab jika tagihannya sesuai yang tertulis di catatan kuitansi pembayaran. Saat ditanya petugas tidak mengetahui sebab kenaikan biaya tagihan listrik itu.

“Saya tanya ke petugas loket, katanya itu sudah dari pusat,” keluh dia.

BACA JUGA :  Dukung Peningkatan Kinerja Pelayanan Masyarakat, Pemkab Gresik Serahkan Hibah Kantor Kejaksaan

Tagihan listrik bukan hanya terjadi pada pelanggan 1.300 VA. Pelanggan dengan kekuatan meteran 900 VA juga mengalami kenaikan. Guntari, warga Kalitidu, Bojonegoro juga mengaku tagihan listriknya naik bulan ini.

Dia menduga, dinaikkannya tagihan listrik pelanggan PLN ini akibat banyaknya subsidi yang diberikan perusahaan negara itu kepada pelanggan yang daya meterannya selama ini mendapat subsidi dari negara.

“Jadi, maklum kalau tarifnya naik,” ujarnya. (mkr)