Wall Climbing Telah Berdiri, Atlet Panjat Tebing Kota Batu Janjikan Prestasi

Reporter : Didik Nurhadi - klikjatim.com

Proses pembangunan wall climbing di komplek GOR Gajah Mada Batu ini telah rampung. IST

KLIKJATIM.Com I Kota Batu –  Sarana olahraga di Kota Batu bertambah. Khususnya bagi cabang olahraga panjat tebing. Telah dibangun Wall Climbing di area GOR Gajah Mada Kota Batu. “Alhamdulillah kita berhasil menyelesaikan pembangunan wall climbing sesuai dengan rencana tahun 2020, semoga para atlet panjat tebing semakin rajin berlatih,” kata  Wakil Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ary Wahyudi, Jumat (8/1).

BACA JUGA :  Nekat ke Batu Tanpa Surat Keterangan Uji Rapid Tes, Puluhan Kendaraan Balik Kanan

Pra sarana wall climbing ini dibangun u di akhir tahun 2020. Memiliki tinggi 15 meter dengan lebar 3 meter. Finising tepat menjelang pergantian tahun. “Sekarang atlet tak perlu lagi ke Kota Malang untuk melakukan latihan,” katanya..

Permintaan untuk lebih rajin berlatih bagi para atlet panjat tebing Kota Batu bukanlah sebuah tuntutan yang berlebihan. Selama ini mereka menjalani latihan harus pergi ke kota tetangga, Malang. Otomatis mereka memiliki lebih banyak waktu dan tenaga untuk berlatih.

Satu lagi yang menjadi penyemangat para atlet panjat tebing Kota Batu. Yaitu, wall climbing baru yang mereka miliki ini didesain istimewa. Pra sarana latihan ini memiliki kontur dan point model terbaru. Hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet panjat tebing Kota Batu untuk mengasah skill dan kemampuan mereka.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Batu, Apendigo Fiago mengucapkan terima kasih kepada KONI Kota Batu yang telah membangunkan wall climbing. Ia bersama rekan – rekannya bertekad untuk menghadiahkan prestasi di kejuaraan tingkat provinsi, termasuk memberi hadiah juara Porprov.

“Sebagai imbal baliknya kita akan memberi hadiah prestasi berupa juara di kejuaraan,” ujar Apendiago.

Saat ini, lanjutnya, FPTI Kota Batu tengah fokus pada latihan fisik.  Bila selama ini latihan fisik harus ke Kota Malang yang dilakukan seminggu dua kali, kini latihan bisa dilakukan sewaktu – waktu di Kota Batu.  (hen)