Wali Kota Sutiaji dan Camat Se-Kota Malang Dipolisikan LSM Jaasmara * Karena Langgar PPKM Masuk Obyek Wisata

Reporter : Ali Ibrahim - klikjatim.com

Koordinator Jaasmara Ahmad Khosaeri bersama anggotanya usai melaporkan wali kota Mala ng ke Polres Malang karena pelanggaran PPKM

KLIKJATIM.Com | Malang -Wali Kota Malang Sutiaji dan Sekda, Kepala OPD dan camat di Kota Malang dilaporkan ke polisi oleh Jaringan Aliansi Aktivis Malang Raya (Jaasmara). Sutiaji dan rombongan dituding melanggar PPKM karena menerobos masuk Pantai Kondang Merak, di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Minggu (19/9/2021).

BACA JUGA :  KH Masykur Hasyim, Kakak Ipar Gubernur Khofifah Wafat

“Aksi gowes tersebut diduga melanggar PPKM karena menimbulkan kerumunan dan memasuki tempat wisata yang ditutup untuk mencegah penyebaran Covid.  Sebagai erlebih orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sungguh tidak pantas kegiatan itu dilakukan oleh pejabat apalagi Ketua Satgas Pencegahan Covid Malang,” jelas Ahmad Khosaeri, Koordinator Jaasmara .

DIjelaskan, selain Wali Kota Malang Sutiaji, ada sembilan nama lain yang dilaporkan ke Polres Malang terkait dugaan pelanggaran PPKM. Kesembilan pejabat tersebut, yakni: Sekda Kota Malang, Erik Setianto, Kadishub Kota Malang, Heru Mulyono, Kepala OPD Pemkot Malang, Camat se Kota Malang, perwakilan lurah se Kota Malang, anggota Satpol PP Kota Malang dan Dishub Kota Malang.

“Mereka ke sana (Pantai Kondang Merak) membawa kendaraan dinas dan kendaraan pribadi. Selain itu lebih dari 50 orang ada di dalam rombongan tersebut,” jelasnya.

Menurut Khosaeri, alasan Jaasmara melaporkan Wali Kota Malang Sutiaji tersebut, disebabkan di Kabupaten Malang saat ini masih PPKM Level 3, dan seluruh wisata tutup total.

“Perbuatan itu tidak memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Apalagi ada penerobosan disertai paksaan masuk ke Pantai Kondangmerak,” tegasnya.

Khosaeri berharap, setelah laporan ini, Polres Malang untuk segera menindaklanjutinya. Terlebih pelanggarnya merupakan para pejabat pemerintahan dalam hal ini Pemkot Malang.

“Jaasmara berasal dari Malang Raya. Dalam kesempatan ini, warga Kota Malang juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kabupaten Malang yang Wali Kota Malang tidak memberikan contoh baik,” pungkasnya. (ris)