Wali Kota Madiun Resmikan Demplot Tanaman Porang di Taman Wisata Ngrowo

Reporter : Iskandar - klikjatim.com

Wali Kota Madiun Maidi menanam bibit porang dalam peresmian lahan demontration plot di Taman Wisata dan Edukasi Ngrowo Bening Kota Madiun,

KLIKJATIM.Com | Madiun – Wali Kota Madiun Maidi meresmikan lahan demontration plot atau demplot di Taman Wisata dan Edukasi Ngrowo Bening Kota Madiun, Jawa Timur, sebagai tempat budi daya tanaman porang yang kini menjadi salah satu komoditas unggulan nasional.

BACA JUGA :  Jelang Sahur, Warung Soto di Driyorejo Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Maidi mengatakan demplot budi daya porang di dataran rendah seperti Kota Madiun tersebut bertujuan sebagai etalase guna memberikan pemahaman kepada masyarakat Kota Madiun untuk melakukan budi daya porang sekaligus hasil olahannya.

“Orang pasti penasaran dengan porang itu seperti apa. Ternyata hasil olahannya enak untuk dimakan, sehat tanpa kolesterol. Walaupun mahal, tapi enak,” ujar Wali Kota Maidi saat meresmikan demplot budi daya porang di Ngrowo Bening, Selasa.

Adapun lahan demplot tersebut ditanami tanaman porang dengan bibit dari umbi ukuran sekitar 1-2 kilogram. Porang tersebut ditanam dengan media planter bag.

Penanaman porang dengan media planter bag tersebut dirasa cocok dengan geografis dataran rendah Kota Madiun.

“Demplot ini sebagai pilot proyek. Selain itu, tidak menutup kemungkinan pemkot juga akan bekerja sama dengan Pemkab Madiun selaku daerah sentranya porang,” katanya.

Ia menambahkan selain demplot, terkait porang, Pemkot Madiun juga berniat memasarkan kuliner olahan porang di wilayah Kota Madiun.

“Jadi kota ini nanti jadi bisa menjadi tempat pengolahan dan penjualan produk-produk porang,” kata dia.

Seperti diketahui, porang merupakan salah satu komoditas andalan nasional untuk diekspor keluar negeri. Saat ini pemerintah telah berupaya untuk mengembangkan budi daya porang seluas-luasnya guna memenuhi kebutuhan pasar ekspor yang masih tinggi.

Dari petani, komoditas porang kini diekspor dalam bentuk olahan chips (irisan tipis) yang kemudian dikeringkan dengan cara dijemur. Harga chips porang bisa mencapai sekitar Rp55.000 per kilogram.

Selain chips, porang juga diekspor dalam bentuk tepung porang yang nilai jualnya bisa mencapai Rp100.000 hingga Rp150.000 per kilogram. Untuk mengolah tepung porang dilakukan khusus di pabrik pengolahan porang. (ris)