Wabup dan Forkopimda Gresik Cek Mall Hotel dan Kafe di Malam Pertama PSBB, Hasilnya Semua Nurut

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik — Wakil Bupati Gresik Moch Qosim  bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Gresik dan Satgas Covid melakukan sidak di malam pertama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021). Sasaran sidak sejumlah kafe, hotel, rumah makan serta pusat perbelanjaan yang semuanya mengikuti ketentuan penerapan PPKM.

BACA JUGA :  Pakar Statistik ITS Surabaya, Kresnayana Yahya Wafat

Rombongan diikuti sejumlah anggota TNI-Polri, Satpol Pp, Dishub, BPBD, dan Dinas Koperasi industri dan perdagangan (Diskoperindag) dan Dinas Kesehatan Gresik menyisir tempat keramaian lainnya. Mereka mengawali kegiayan dari kantor Pemkab Gresik Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo langsung menuju dua lokasi mall Gresik, Icon Mall dan Gressmall di Jalan Sumatera GKB Gresik yang sudah tutup. Jajaran Forkopimda memberikan sosialisasi peraturan jam malam yang mulai berlaku.

Wabup Moh Qosim mengatakan, penyisiran penegakan surat edaran PPKM di Kabupaten Gresik sudah mulai dilakukan oleh beberapa pengusaha di sektor pembelanjaan.

“Untuk Mall dan pusat pembelanjaan jam malam sampai pukul 19.00 WIB, sedangkan untuk warkop dan Cafe serta pedagang kaki lima (PKL) sampai pukul 21.00 WIB,” ungkapnya didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto, Kodim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Kasatpol PP Abu Hassan, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono.

Petugas kemudian menyisir warkop dan kafe di areaPutricempo (Pucem) Desa Ngargosari Kecamatan Kebomas. Tim melihat penfelola kafe sudah tertib dan ditinggalkan pengunjung sebelum pukul 21. 00 WIB.

“Alhamdulillah peran masyarakat sudah mulai sadar dengan disiplin penagakan jam malam, kami rombongan tiba pukul 20.30 WIB sudah tidak ada pengunjung Cafe serta Cafe sudah tutup dan gelap,” tambah Wabup Qosim.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menegaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi tempat kerumunan sesuai Perbup No. 22 tahun 2020. “Terkait sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang melanggar PPKM tetap mengikuti Perbup No. 22 tahun 2020 dengan sanksi sosial, denda, serta pencabutan usaha,” kata Kapolres.

Selain itu pihaknya juga akan terus memastikan operasi pada saat PPKM yang berlaku mulai tanggal 11 Januari sampai tanggal 25 Januari 2020. Rombongan juga melakukan sosialisasi ke salah satu Hotel di Gresik.

Chief Eginering Hotel Aston Inn Gresik Gamma mengatakan, pihaknya sudah dalam melakukan PPKM ini dengan protokol yang ketat. “Pengunjung harus membawa surat rapid test, serta ada pembatasan untuk hunian hotel dari 80 % kini turun menjadi 30 %,” imbuhnya. (rtn)