Wabup Cak Nur Pastikan Pilkades Serentak Sidoarjo Tetap Digelar

Reporter : Redaksi - klikjatim

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tetap digelar September mendatang

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tetap digelar September mendatang. Kendati Kabupaten Sidoarjo masih tergolong zona merah dalam peta sebaran virus corona di Jawa Timur, namun Cak Nur meyakinkan 175 desa tetap melaksanakan pilkades.

BACA JUGA :  Mayat Perempuan Dalam Kardus Ternyata Terapis Pijat Panggilan

Menurut Cak Nur, untuk tanggal pelaksanaan kemungkinan tidak digelar 6 September melainkan diundur sebelum 20 September. Ini berdasarkan saran yang disampaikan Kapolresta Sidoarjo, Kombes Sumardji. “Tadi Pak Kapolresta bilang ke saya pelaksanaannya sebelum tanggal 20 September,” jelas Wabup Sidoarjo.

Dikatakan, keputusannya itu didasarkan pada hasil kajian epidemiologi tim KM Unair tersebut yang menyebutkan bahwa tingkat kesembuhan dan angka penularan penyakit di Sidoarjo sudah menunjukkan trend menurun. “Tapi ini harus dijaga untuk terus menurun hingga tujuh hari kedepan sampai kondisinya benar-benar stabil karena menurut kajian tim FKM tadi kondisi penyebaran covid-19 di Sidoarjo memang masih dikategorikan belum bisa dikendalikan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Purnawirawan Polri Asal Porong Dibunuh Keponakannya Sendiri

Plt Bupati Sidoarjo ini meminta seluruh aparatur, para calon kades dan warga desa untuk ikut serta menanggulangi penularan virus corona di wilayahnya masing-masing. “Jangan cuma mendesak-desak terus untuk segera dilaksanakan tapi harus mau kerja keras untuk membuat wabah ini bisa dikendalikan,” ujar dia.

Sementara terkait penetapan zona merah bagi Kabupaten Sidoarjo, Cak Nur mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan lebih rinci terkait hal itu. Pasalnya, Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Pemkab Sidoarjo telah berusaha mengatasi masalah Covid-19 secara maksimal. (rin)