Wabup Bojonegoro Sidak Proyek Jembatan Penghubung Antar Kabupaten, Ternyata Pekerjaan Masih 65 Persen

Reporter : M Nur Afifullah - klikjatim.com

Wabup Bojonegoro saat sidak ke proyek jembatan penghubung Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro dengan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Afif/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Kabupaten Bojonegoro dan Blora hingga saat ini masih belum selesai. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto menyebutkan bahwa progres pekerjaan baru sekitar 65 persen.

BACA JUGA :  Tak Puas dengan Istri, Ayah di Kediri Setubuhi Anak Tiri Selama 2 Tahun

“Saya tidak ingin proyek fisik pembangunan jembatan ini bermasalah, harus diselesaikan tepat waktu karena terlihat baru sekitar 65 persen pengerjaanya,” ungkap Wabup Budi Irawanto, Kamis (3/12/2020).

Pasalnya waktu yang tersisa sudah memasuki akhir tahun. Jangan sampai batas waktunya habis dan melewati tahun 2021.

Apalagi kondisi sekarang memasuki musim hujan yang dikhawatirkan bisa menjadi kendala. Karena itu pekerjaan proyek tersebut harus dikebut dengan tetap memperhatikan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau spesifikasi konstruksi bangunan.

Budi Irawanto meminta kepada pelaksana proyek agar mengejar dan memanfaatkan waktu yang tersisa. “Kalau memang perlu, tambah tenaga kerja lagi. Karena saya minta proyek jembatan ini jangan sampai gagal,” tegasnya.

Intinya, pembangunan jembatan ini harus rampung sesuai target. Sebab benar benar dibutuhkan terkait peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Ngraho dan sekitar.

Adapun diketahui bahwa proyek jembatan ini berada di perbatasan antara Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro dan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

“Kedatangan saya ke sini untuk memastikan progres pelaksanaan pembangunan jembatan bisa selesai tepat waktu. Dan ada beberapa catatan yang nanti akan diberikan ke dinas terkait, yaitu akses jalan nantinya harus diperlebar mengingat jembatan ini adalah jalur utama masyarakat Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro ke Blora Provinsi Jawa Tengah,” pungkasnya. (nul)