Video Viral Menteri BUMN Ditarik Ongkos Toilet, Instruksikan Dirut Pertamina Benahi SPBU Swasta

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan Menteri BUMN berdialog dengan penjaga toilet sebuah SPBU Pertamina yang dikelola swasta.

BACA JUGA :  Rektor UMM Tolak Tuntutan Aliansi Mager

Hasil pembicaraan Erick Tohir dengan penjaga SPBU akhirnya muncul instruksi kepada Direksi Pertamina untuk membenahi dan membina SPBU swasta agar tidak menarik ongkos toilet.

Dalam akun TikTok yang diunggah @mnur1975, terlihat Menteri Erick Tohir sedang mampir di toilet sebuah SPBU Swasta yang tidak disebutkan lokasinya. Menteri awalnya merekam kawasan SPBU mulai tangki penyimpanan, tembok SPBU hingga terakhir toilet.

Lalu di toilet ada penjaga laki-laki mengenakan jaket merah berusia sekitar 50-an mengenakan topi warna merah juga. Lalu menteri bertanya, “ini kenapa kok masuk toilet diminta bayar, ” tanya Erick Tohir yang mengenakan batik lengan panjang warna biru debgan celana bawahan hitam.

Ditanya demikian, si penjaga toilet hanya nyengir. “Saya tidak tahu pak, saya hanya bekerja di sini,” jawab penjaga SPBU.

Lalu Menteri BUMN bertanya lagi, siapa yang mempekerjakan dia dan alasannya kenapa masuk toilet bayar. Penjaga SPBU menjawab kalau uang toilet untuk perawatan dan dia bekerja untuk Pak Agus pemilik SPBU.

“Tolong bilang Pak Agus ya, masuk toilet jangan ditarik bayaran. Sebab, ini merupakan fasilitas SPBU yang disediakan untuk masyarakat umum,”timpal Erick Tohir.

Pemilik SPBU, kata Menteri BUMN, sudah mendapat penghasilan dari jualan bahan bakar minyak (BBM) dari Pertamina. Apalagi SPBU juga punya usaha lain seperti toko minimarket. Pelanggan BBM harusnya mendapat fasilitas toilet gratis yang bersih dan terawat.

“Bilang ya kepada pemilik SPBU untuk tidak menarik uang toilet dengan alasan apapun,” imbuh Erick Tohir.

Lalu usai dialog, Menteri BUMN kemudian menegaskan kepada jajaran Direksi PT Pertamina agar membenahi SPBU yang dikelola swasta agar tidak menarik uang toilet. Dia menginstruksikan kepada PT Pertamina untuk membina pengelola SPBU yang masih menarik uang toilet.

“Saya minta sekali lagi tolong Pertamina benahi SPBU swasta seperti ini (menarik uang toilet),” pungkas Erick Tohir. 

Postingan tersebut mendapat dukungan dari sejumlan netizen. Tidak hanya mendukung, para netizen juga menyampaikan unek uneknya selama menggunakan fasilitas toilet SPBU.

“Masak jualan minyak Pertamina merugi di SPBU hingga toilet dibisniskan,” seloroh akun @imam90 dalam postingannya. (ris)