Vaksinasi di Kabupaten Ponorogo Lambat, Vaksin Bosster Urung Dilakukan

Reporter : Fauzy Ahmad-klikjatim.com

Dinas Kesehatan Ponorogo saat ini sedang fokus melaksanakan vaksin anak.

KLIKJATIM.Com | Ponorogo–Vaksinasi booster di Kabupaten Ponorogo urung dilakukan. Sebabnya, vaksinasi dosis kedua hingga saat ini belum tuntas. Selain itu, Dinas Kesehatan Ponorogo juga sedang fokus melaksanakan vaksin anak.

“Sebenarnya Kabupaten Ponorogo termasuk yang sudah diperbolehkan booster. Tetapi stok vaksin yang belum mencukupi,” ujar Kabid  Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Heni Lestari, Jumat (14/1/2022). 

Menurut Heni, Ponorogo masih dihadapkan pada vaksin anak usia 6-11 tahun. Juga tanggungan dosis dua yg masih kurang. 

“Jadi sementara kita fokus pada sasaran yg harus kita lakukan. Karena tanggungan dosis 2 saja kita sudah mundur 10 hari,” kata Heni.

Apalagi menurut kabar, vaksin booster itu ada homolog maupun heterlog. Untuk homolog misal vaksin 1 dan 2 adalah sinovac. Untuk vaksin 3 juga sinovac. 

Jika heterlog, vaksin 1 dan 2 sinovac, vaksin ketiga bisa pfizer atau astra zeneca. “Semoga nanti setelah ini provinsi atau pusat bisa mengalokasikan untuk Kabupaten Ponorogo khusus untuk booster,” harapnya. 

Menurutnya, arahan dari juknis yang dia baca lebih ke heterlog. Dia mengklaim akan mencoba menata kebutuhan dosis 2 terlebih dahulu. 

“Nanti jika sudah, kemungkinan bisa dua pekan lagi memakai Pfizer untuk booster. Karena kan cuma setengah dosis,” tegasnya.

Nanti aturannya mereka yang telah divaksin lengkap selama 6 bulan. Juga berusia lebih dari 18 tahun. 

“Kalau booster ada dan tersedia. Masyarakat tinggal datang dengan membawa aplikasi peduli lindungi,” pungkasnya.(mkr)