Vaksinasi di Gresik Sudah Capai 49 Persen, Kini Terus Ditingkatkan

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Plt Kadinkes Gresik, dr. Khusnah saat meninjau agenda vaksinasi di SMA Negeri 1 Cerme. (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Berdasarkan asesmen situasi terbaru yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui situs resminya per Senin (13/9/2021). Kabupaten Gresik kini menyusul Lamongan dan Tuban termasuk dalam PPKM Level 1.

BACA JUGA :  Samsung Luncurkan Galaxy Tab S7 dan S7+ dengan Tambahan Fitur Canggih

Dengan kondisi yang demikian, maka harus terus dijaga agar semakin membaik. Sehingga berbagai upaya pun dilakukan yaitu sama seperti kabupaten/kota lain di seluruh Indonesia, Pemkab Gresik terus gencar melaksanakan vaksinasi untuk warga umum, maupun para pelajar dalam menyambut pelaksanaan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Selain itu, juga mengimbau untuk tetap disiplin protokol kesehatan (prokes). “Saat ini vaksinasi di Gresik sudah mencapai 49 persen. Mudah-mudahan di minggu depan, dengan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan sudah mencapai 60 atau 70 persen. Mohon doanya,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, Selasa (14/9/2021). 

Data rinci yang dimiliki Dinkes Gresik, sejauh ini vaksinasi bagi pelajar berusia 12 sampai 17 tahun sudah mencapai sebanyak 21.799 siswa untuk dosis satu. Sementara dosis kedua sudah mencapai sebanyak 1.211 siswa.

“Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan banyak terima kasih kepada Kabinda (kepala BIN Jawa Timur) yang telah berpartipasi melaksanakan vaksinasi di Gresik,” tutur Khusna.

Lebih lanjut Khusna menuturkan, pihaknya saat ini tidak hanya menggencarkan vaksinasi kepada para pelajar. Namun juga melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat dengan menyasar langsung ke desa-desa dalam rangka percepatan vaksinasi untuk mewujudkan herd immunity.

“Harapannya nanti dengan pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar dan serbuan vaksinasi masyarakat akan terbentuk herd immunity. Sehingga masyarakat di Gresik bisa sehat, normal kembali dan pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan,” ucap Khusnah.

Sekedar informasi terkait masuknya Kabupaten Gresik dalam PPKM Level 1 juga sempat diposting oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, melalui akun Instagramnya @khofifah.ip. Dengan demikian, kini total ada enam Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang masuk dalam PPKM Level 1. Selain Gresik, kabupaten/kota lain di Jawa Timur yang kini sudah termasuk dalam PPKM Level 1 adalah Lamongan, Tuban, Pasuruan, Sidoarjo, Jember, serta Banyuwangi. Kemudian 19 kabupaten/kota berada di Level 2, dan sebanyak 13 kabupaten/kota di Jawa Timur masih berada dalam Level 3. (nul)