Vaksinasi di Gresik Diprioritaskan Warga Usia 18-59 Tahun

Reporter : Miftahul Faiz - klikjatim.com

Wabup Gresik Moh Qosim menerima surat vaksin dari Pemprov Jatim. (Miftahul Faiz/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Proses tahap pertama Vaksinasi di Kabupaten Gresik selain Forkopimda, Nakes serta tokoh ormas dan tokoh agama juga masyarakat yang berusia 18 tahun sampai 59 tahun.

BACA JUGA :  Gunakan Ambulan Untuk Angkut Pengunjung Wisata, Kades Tambaksari Pasuruan Digeruduk Warganya

“Untuk masyarakat diatas usia 59 tahun akan diikutkan setelah tahap pertama yang mulai bulan Januari sampai April 2021,” ungkap Wabup Gresik Moh. Qosim. 

Disamping itu 3000 Vile vaksin yang datang, dan masih kurang 2920 akan didatangkan saat proses Vaksinasi dilakukan di Gudang Farmasi Dinkes Gresik. 

“Dengan keterbatasan ini akan dipilih dengan usia yang telah direkomendasikan pusat untuk Vaksinasi. Setelah di RSUD Ibnu Sina besok Lusa, Jumat (15/1) akan dilakukan Vaksinasi di 56 fasilitas kesehatan Kabupaten Gresik,” jelas Wabup Qosim, Rabu (14/1/2021). 

Selama ini peran masyarakat juga tidak ada penolakan untuk divaksin. Nakes dan masyarakat sudah siap divaksin.

Kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh untuk peningkatan imunitas di Vaksin ini. Dan dalam prosesnya akan dilakukan screaning dari usia sampai riwayat penyakit dari orang yang akan divaksin. 

“Yang pernah positif Covid-19, atau mempunyai penyakit riwayat jantung, darah tinggi tidak dulu divaksin. Nanti di screaning untuk menghindari Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi Vaksin (Kipi). 

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali mengatakan, tahap pertama Vaksinasi mulai bulan Januari sampai bulan April ini dari pejabat publik dan selanjutnya untuk masyarakat umum bulan April sampai Juni. 

“Dan vaksinasi diprioritaskan bagi masyarakat yang berusia mulai 18 tahun sampai 59 tahun,” ungkap Ghozali. 

Tahap pertama sebelum dilakukan vaksinasi akan ada proses screaning dengan berdasarkan usia 18 tahun sampai 59 tahun.

“Dari screaning itu apa bisa divaksin atau tidak,” ujarnya. 

Ditambahkan, di Gudang Farmasi ini yang memenuhi syarat yang nantinya Posko akan dipusatkan di Puskesmas Alun-alun Gresik atau Pusat Vaksinasi Kabupaten Gresik dengan sudah memenuhi syarat dari Kementrian Kesehatan Jakarta Pusat. 

“Selama ini Nakes ada 7.000 TNI, POLRI, 3.000 dan pejabat publik nantinya akan dibatasi dengan kriteria usia dan yang memenuhi syarat Vaksinasi,” tambahnya. 

Dan personil gabungan TNI-Polri turut serta dalam penjagaan vaksin di Gudang Farmasi Dinkes Gresik. 

“Ada 10 personil yang akan menjaga 24 jam vaksin ini,” imbuh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto. (bro)