Vaksin Merah Putih Unair dan Motor Listrik ITS Bikin Bangga Khofifah, Ini Pesan Untuk Kampus Lain !

Reporter : M. Shohibul Anwar - klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Capaian inovasi dan terobosan yang dilakukan Unair dan ITS membuat bangga Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sebab, kedua kampus tersebut dinilai mampu memberikan sumbangsih besar kepada Indonesia.

[irp]

Seperti diketahui, Unair sendiri berhasil mengembangkan vaksin merah putih yang telah selesai uji pra klinis dan rencananya akan dilakukan uji klinis dalam waktu dekat. Vaksin ini, bahkan sudah diserahkan kepada PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia untuk dilanjutkan riset klinis di RS Dr Soetomo sekaligus didaftarkan di WHO.

“Secara natural, penyiapan vaksin membutuhkan waktu hingga sepuluh tahun. Namun di sini, tim Unair hanya membutuhkan waktu tidak sampai dua tahun. Hal ini bukti pengaruh penting dari transformasi digital dan teknologi dalam proses tersebut,” ujar Khofifah, Rabu (10/11/2021).

Bahkan, Khofifah juga menyatakan siap menjadi relawan uji klinis vaksin merah putih yang rencananya akan dilakukan di RSUD Dr Soetomo. Menurutnya, inisiatif ini sebagai upaya mempercepat hadirnya vaksin buatan dalam negeri sehingga tidak bergantung pada vaksin dari luar negeri.

Sementara itu, ITS telah berhasil menciptakan sepeda motor listrik atau skuter listrik ‘Gesits’ (Garasindo Electric Scooter Institut Teknologi Sepuluh November). Bahkan, Gesits juga telah ekspor perdana ke Senegal pada pertengahan Oktober 2021 lalu. Sebanyak 1 kontainer Gesits dilepas dari Pabrik WIMA di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi, Bogor.

Sementara saat test drive Gesits di Ponorogo, Khofifah menyebut skuter tersebut baik dan layak jalan karena nyaris tanpa suara berisik. Yang paling utama, kata dia, Gesits ramah lingkungan karena dapat mengurangi dampak pencemaran udara akibat gas CO2 hasil pembakaran dari mesin motor.

Artinya, lanjut dia, udara dihirup akan menjadi lebih bagus kualitasnya dan lebih sehat tentunya. “Ini poin penting di tengah upaya Indonesia mengurangi emisi CO2 dan konsumsi bahan bakar fosil guna menekan laju perubahan iklim,” imbuhnya.

Oleh karena itu, imbuh dia, Jatim patut berbangga karena Unair dan ITS memberikan peran besar bagi Indonesia dan dunia dalam memberikan sumbangsih di momentum Hari Pahlawan 2021. Inovasi ini, kata dia, merupakan wujud terima kasih terhadap perjuangan pahlawan dan melanjutkan perjuangan pahlawan dalam mengisi pembangunan.

“Momentum Hari Pahlawan ini, mendorong kita untuk melakukan langkah konkrit dalam menghadapi perkembangan digitalisasi. Menguasai dan menerapkan digitalisasi merupakan wujud dari perjuangan masa kini. Mari kita meneladani sikap dan prinsip yang dimiliki oleh Pahlawan Nasional kita,” ajaknya.

Khofifah berharap capaian kedua perguruan tinggi tersebut dapat memotivasi perguruan tinggi lainnya di Jatim untuk mengembangkan inovasi dan terobosan lain yang dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Pun dengan para mahasiswa dan civitas akademika lainnya, semoga semakin terpacu untuk mendayagunakan seluuruh kemampuan untuk Indonesia yang lebih tangguh, Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. (bro)